Gandeng Kejari, Kankemenag Gelar Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 04:00 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Muh Habib menandatangani MoU Pengendalian Gratifikasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung di Aula Kankemenag, Senin (18/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara Muh Habib menandatangani MoU Pengendalian Gratifikasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung di Aula Kankemenag, Senin (18/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Dengan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara, Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jepara menggelar kegiatan sosiasi pengendalian gratifikasi.

Kegiatan diawali penandatanganan kesefahaman (MoU) Kepala Kankemenag Muh Habib dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ayu Agung, di Aula Kantor Kemenag, Senin (18/10).

“Maksud dari  perjanjian  ini  adalah  dalam  rangka  menghadapi permasalahan hukum, di bidang hukum perdata dan tata usaha negara,” kata Kakankemenag Muh Habib.

BACA JUGA : Penting, Meminimalisasi Politik Uang Lewat Pembinaan Masyarakat Desa

Sebagai institusi negara, uajrnya, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara bisa meminta bantuan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya kepada Kejaksaan Negeri Jepara, selaku Pengacara Negara.

“Sedangkan Tujuan dari Perjanjian ini untuk meningkatkan efektifitas Pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan Hukum Lainnya,” paper Muh Habib.

Lingkup Pertimbangan hukum meliputi Pendapat Hukum (Legal Opinion /LO), Pendampingan Hukum (Legal Assistance/LA), dan Audit Hukum (Legal Audit), Lingkup Tindakan Hukum Lainnya meliputi Konsiliator, Mediator dan Fasilitator.

Setelah acara penandatangan MOU, dilanjutkan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dan penyuluhan hukum dengan Narasumber Kajari Jepara Ayu Agung. Dalam kesempatan tersebut juga dibuka pertanyaan terkait masalah hukum.

Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Subbag TU Kankemenag Akhsan Mukhyidin, para Kepala Seksi, Penyelenggara, Kepala MAN/MTsN/MIN, Kepala KUA, Penyuluh, Pengawas Madrasah dan PAI, serta perwakilan ASN pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara. Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat Kejari, antara ini Kepala seksi Perdata dan Tata Usaha Negara , dan Kepala Seksi Intel.

“Penyuluhan hukum ini sangat penting untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman tentang gratifikasi, korupsi dan hal-hal lain yang menjadi larangan seorang pejabat/aparatur sipil negara dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” ujar Kajari Jepara Ayu Agung.

Momen itu, sekaligus untuk memberikan masukan tentang sistem pengendalian gratifikasi pada instansi pemerintah, dan sebagai upaya untuk mewujudkan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) KantorKemenag Kabupaten Jepara.

Halaman:
1
2

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aklamasi, Hadi Sarwoko Terpilih Lagi Ketua PPNI Jepara

Minggu, 23 Januari 2022 | 05:51 WIB

Pertuni : Punya Anak Tunanetra Jangan Disembunyikan

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:55 WIB

Bawaslu RI Beri Apresiasi Pada Bawaslu Jepara

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:44 WIB

Dokter Edwin Tohaga Ketua IDI Jepara

Senin, 10 Januari 2022 | 07:29 WIB

Jepara Kekurangan Jumlah Penghulu

Sabtu, 8 Januari 2022 | 16:19 WIB

Vaksinasi Anak di Jepara Dimulai dari Karimunjawa

Jumat, 7 Januari 2022 | 18:52 WIB

Baznas Jepara Bagikan 4 Ribu Nasi Kotak DKN

Jumat, 7 Januari 2022 | 09:08 WIB

Bupati Jepara Serahkan SK Pensiun 29 ASN

Selasa, 4 Januari 2022 | 07:05 WIB
X