Sewa Mobil Rp 700.000 Untuk Jemput Buah Hati Peraih Medali Perak PON XX Papua

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:56 WIB
Siti Nafisatul Hariroh (20), tunjukan medali perak yang diperoleh di PON XX Papua di cabor Angkat Besi. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)
Siti Nafisatul Hariroh (20), tunjukan medali perak yang diperoleh di PON XX Papua di cabor Angkat Besi. (suaramerdeka.com/Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka-muria.com- PON XX Papua 2021 baru saja rampung, banyak catatan maupun kisah yang tercecer yang dialami oleh atlet peserta PON tersebut.

Seperti yang dialami oleh Sarmidi, warga Lingkungan Ndluwangan, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora Kota.

Sarmidi adalah orang tua Siti Nafisatul Hariroh (20), atlet asal Blora – mewakili Jawa Tengah, yang berhasil meraih medali perak di PON Papua.

Baca Juga: Lifter Blora Siti Nafisatul Hariroh Raih Perak PON XX 2021 Papua, Layak Karena Bersaing dengan Atlet Olimpiade

Dia menuturkan, harus rela sewa mobil Kijang Kapsul, untuk menjemput buah hatinya yang berhasil meraih medali perak di PON Papua, di Bandara A. Yani Semarang Siti Nafisatul Hariroh (20).

Baca Juga: Soal Penjemputan Siti Nafisatul Hariroh : Ada Miskomunikasi, Uang Sewa Mobil Diganti, Bupati Sampaikan Maaf


‘’Ya habis bagaimana lagi, karena memang juga ndak ada kabar atau arahan dari pihak-pihak yang berkompeten. Nafisah saya jemput sendiri di Bandara Semarang dengan mobil carteran harganya Rp 700.000,’’ papar Sarmidi ketika ditemui wartawan di rumahnya Sabtu  (16/10/2021).


Sekali jalan, lanjutnya, kebetulan ada atlet angkat besi dari Blora yang juga ikut PON Papua, tinggal di Desa Blungun, Kecamatan Jepon,  Muhammad Yasin, diajak serta dalam  mobil carteran.

Baca Juga: Baru Pertama Tampil di PON, Cewek Berlesung Pipit Ini Langsung Raih Medali Emas, Panjat Tebing Bak Catwomen!


‘’Ya sesama asal Blora, kebetulan juga sama-sama di Pelatnas dengan Nafisatul, Mas Yasin saya antar hingga sampai Cabak, Jiken. Selanjutnya oleh bapaknya dijemput dan dengan dibonceng motor diajak pulang ke rumahnya,’’ tutur Sarmidi yang ingin anaknya terus berprestasi di bidang olahraga yang digelutinya.


Dikemukakan, dia menjemput anaknya yang baru saja mengharumkan nama Jawa Tengah, lebih khususnya nama Blora, pada Senin  (11/10/2021) sore dan sampai di rumah Blora sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Sunoto 'The Terminator' Raih Dua Emas Laga Eksibisi Sambo PON XX 2021 Papua


‘’Ini belum mari kangen sebenarnya, hanya anak saya, harus segera ke Jakarta, untuk masuk Pelatnas. Rencananya nanti malam - Sabtu  (16/10/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB naik Kereta Sembrani  dari Stasiun Cepu,’’ terang Sarmidi yang pegawai honorer di Satpol PP Blora bagian Damkar itu.


Sarmidi yang mempunyai usaha sampingan menerima pesanan sate kambing di rumahnya, mengaku hingga saat ini masih terharu dan bangga atas prestasi yang diraih oleh anaknya. Disertai harapan, anaknya yang sudah dua tahun ini masuk Pelatnas terus berprestasi di bidang olahraga yang digelutinya.

Baca Juga: Atlet Blora Bektiningsih Primadian Fitri Raih Perak Lari 800 Meter PON XX 2021 Papua


Bonus
Ditanya apakah sudah ada pihak-pihak yang memberi perhatian atas torehan prestasi yang diraih oleh Siti Nafisatul Hariroh ? Suami dari Sulasmi itu mengatakan hingga saat ini belum ada yang memberi perhatian, seperti bonus misalnya.

‘’Sampai saat ini belum ada yang memberi perhatian,’’ tandasnya singkat.


Hal itu juga dibenarkan oleh Siti Nafisatul.

‘’Belum ada yang memberi perhatian seperti itu,’’ terangnya.

Baca Juga: Pelari Blora Bektiningsih Sumbang Pemecahan Rekor PON Lari Estafet Putri 4x400 Meter, Tim Jateng Raih Emas

Dia mengakui bahwa saat akan berangkat ke PON Papua memang mendapat uang saku dari Blora Rp 3 juta lebih sementara dari Jawa Tengah sekitar Rp 10 juta.


Terpisah Bupati Blora, H. Arief Rohman MSi, ketika dikonfirmasi menyatakan, bahwa pihaknya sudah menjadwalkan akan mengundang para atlet Blora yang meraih medali di PON Papua.

‘’Segera kita undang, Mas, tentu setelah selesai masa karantina,’’ jelasnya.

Baca Juga: Atlet Blora Total Raih Empat Keping Emas PON XX 2021 Papua, Termasuk dari Cabang Ekshibisi Sambo


Ketika diinformasikan bahwa Nafisatul tidak menjalani Karantina dan Sabtu malam akan ke Jakarta untuk masuk Pelatnas, Bupati Arief menyatakan dimungkinkan nantinya saat diundang akan diwakili oleh keluarganya.


Soal Karantina, menurut ayah Siti,  meski sempat dihubungi BPBD beberapa kali agar menjalani isolasi di salah satu hotel di Cepu, Nafisatul tidak sempat menjalani karantina.

Namun demikian sudah ada dari petugas Dinkes yang mendatangi di rumah dan melakukan swab antigen maupun sampel darah terkait Malaria.

Baca Juga: Misi Atlet Blora ke Papua, Pertahankan Raihan Medali PON Sebelumnya, 1 Emas, 1 Perak, 1 Perunggu


‘’Alhamdulilah hasil swab antigen dan tes malaria semuanya negatif. Termasuk untuk keperluan naik kereta ke Jakarta, saya swab PCR di Rumah Sakit Permata (dengn biaya sendiri) hasilnya juga negatif,’’ terang Nafisatul yang baru-baru ini meraih rangking 5 dalam kejuaraan angkat besi Yunior di Uzbekistan.


Diketahui, Siti Nafisatul Hariroh, atlet Angkat Besi asal Blora yang mewakili Jawa Tengah, berhasil meraih medali perak dibawah atlet Jawa Barat yang berhasil menyabet Emas. Dia turun di nomor 49 Kg dan berhasil menyelesaikan angkatan 75 Kg dan 95 Kg.***

Halaman:
1
2
3
4

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bunda, Vaksinasi Anak di Blora Sudah Dimulai Lho...

Jumat, 7 Januari 2022 | 19:06 WIB

Para Orang Tua Tak Sabar Anaknya Divaksinasi Covid-19

Rabu, 15 Desember 2021 | 23:10 WIB

Pedagang Pasar Pelopori Budaya Pemakaian Masker

Selasa, 14 Desember 2021 | 17:00 WIB
X