Telat Kirim RAPBD Perubahan, Bupati Kudus Minta Maaf di Rapat Paripurna

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Bupati Kudus Hartopo berbincang dengan sejumlah anggota DPRD Kudus usai rapat paripurna di gedung DPRD Kudus, Jumat (15/10). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Bupati Kudus Hartopo berbincang dengan sejumlah anggota DPRD Kudus usai rapat paripurna di gedung DPRD Kudus, Jumat (15/10). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.comBupati Kudus Hartopo secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada DPRD Kudus terkait keterlambatan penyampaian APBD Perubahan. Permintaan maaf itu disampaikan Hartopo saat membacakan nota keuangan RAPBD Perubahan 2021 pada rapat paripurna di gedung DPRD Kudus, Jumat (15/10).

Sebelumnya, muncul penolakan dari sejumlah wakil rakyat untuk membahas RAPBD Perubahan 2021. Pasalnya, eksekutif terlambat mengirimkan RAPBD Perubahan ke legislatif. Penolakan itu dimotori tiga orang Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani, Sulisyto Utomo, dan Tri Erna Sulistyowati.

Mereka yang menolak menilai pengajuan RAPBD Perubahan yang terlambat itu menyalahi Permendagri No 64 tahun 2020 Tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021 mengatur tahapan pembahasan anggaran perubahan.

BACA JUGA : Cacat Prosedur, Tiga Pimpinan DPRD Kudus Kompak Tolak Pembahasan APBD Perubahan

Dalam aturan itu disebutkan jika APBD Perubahan harus sudah disahkan paling lambat 30 September.

“Terkait keterlambatan ini, kami mohon maaf. Keterlambatan ini disebabkan karena kami harus menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undanan yang lebih tinggi, diantara Perkmenkeu terkait pengunaan DBHCHT, khususnya di teknis pelaksanaan BLT untuk buruh rokok,” kata Hartopo.

Pada RAPBD Perubahan APBD 2021 pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 294,250 miliar (17,13 persen) menjadi sebesar Rp 1,988 triliun. Belanja daerah diproyeksikan meningkat sebesar Rp 421,84 miliar menjadi Rp 281,995 triliun.

Defisit anggaran sebesar Rp 281,995 miliar ditutup dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya.

“Kami berharap DPRD bisa membahas RAPBD Perubahan ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan karena didalamnya ada tambahan anggaran yang cukup penting seperti BLT untuk buruh rokok, pembayaran honor tenaga outsourching hingga membayar listrik,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hujan Deras di Kudus Picu Longsor di Tiga Desa

Kamis, 27 Januari 2022 | 17:37 WIB

Pemodal Tiongkok Minati Investasi Biogas di Kudus

Senin, 24 Januari 2022 | 06:55 WIB

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB
X