Ada Kasus Dugaan Pencabulan, Kontrol Sosial Publik Semakin Mengkhawatirkan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Pemerhati persoalan psikologi sosial dari Universitas Muria Kudus, Mochammad Widjanarko. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Pemerhati persoalan psikologi sosial dari Universitas Muria Kudus, Mochammad Widjanarko. (suaramerdeka.com/Anton WH)

Widjanarko berharap, proses hukum yang dilakukan terhadap pihak yang terbukti bersalah dalam kasus tersebut sangat diperlukan. Sanksi tegas aparat akan memberikan efek jera kepada pelaku dan juga orang-orang lain di sekitarnya.

Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma melalui AKP Deni Dwi Noviandi, menyatakan aduan warga Kecamatan Jati J (71) terkait dugaan pencabulan yang dilakukan bocah D (17) terhadap dirinya, diproses di Polres Kudus. Secara normatif pihaknya telah meminta pelapor untuk memeriksakan diri di rumah sakit pada Selasa (12/10) malam.

''Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar aparat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak untuk mengambil langkah lebih lanjut,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB

Momen Hari Pahlawan, Bupati Hartopo Ingatkan Persatuan

Sabtu, 12 November 2022 | 06:39 WIB

Di Kudus, 391 Orang Telah Daftar Seleksi PPPK Guru

Sabtu, 12 November 2022 | 06:33 WIB
X