Penting, Meminimalisasi Politik Uang Lewat Pembinaan Masyarakat Desa

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:50 WIB
Perangkat dan tokoh masyarakat mengikuti “Pembinaan Desa Anti Politik Uang” di Balai Peretmuan Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Minggu lalu. (suaramerdeka.com/Sukardi)
Perangkat dan tokoh masyarakat mengikuti “Pembinaan Desa Anti Politik Uang” di Balai Peretmuan Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Minggu lalu. (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com - Upaya meminimaliasasi politik uang sangat penting dilakukan  guna mensukseskan penyelenggaraan Pemilu atau punPilkada.

"Politik uang merupakan bahaya yang dapat mencederai demokrasi. Bawaslu berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang  bahaya politik uang sebagai upaya meminimaslisasi hal tersebut," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara Sujiantoko, di Kantornya, Rabu (13/10).

Sujiantoko mengatakan politik uang adalah isu besar yang seakan membudaya di masyarakat, namun hal ini tidak serta merta tidak dapat dikurangi. Desa memiliki peran penting terhadap pencegahan terhadap praktik politik uang.

Lewat masyarakat, mereka dapat berpartisipasi aktif ikut serta melakukan pengawasan partisipatif dan bermitra dengan Pengawas Pemilu. Bawaslu mengajak seluruh masyaratakat untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu, khususnya memerangi politik uang yang marak terjadi.

BACA JUGA : Kader Pengawas Jepara Ikuti SKKP Tingkat Dasar

Setelah menggelar kegiatan pembinaan desa anti politik uang di sejumlah desa, Bawaslu Kabupaten Jepara juga menggelar kegiatan serupa di Desa Karimunjawa, Kecamatan Karimunjawa, Minggu lalu.

"Pembinaan Desa Anti Politik Uang" di Karimunjawa, dihadiri Ketua Bawaslu Jateng Fajar SAKA, Bawaslu Jepara, Camat, Polsek, Danramil, Pos TNI AL, Pol Airud, Carik, organisasi kepemudaan, BPD, organisasi masyarakat, tokoh agama, dan pemilih pemula.

Dikatakan, Bawaslu akan terus memberikan pembinaan  ke masyarakat desa terlebih pada Desa Karimunjawa. Karimunjawa adalah desa mitra Bawaslu sebagai desa anti poltik uang diharapkan masyarakat berpartisipasi dalam memerangi politik uang.

Masyarakat desa  yang turut menjadi pengawas partisipatif guna menimimalisasi terjadi politik uang adalah langkah  agar demokrasi tak terciderai. "Diharapkan masyarakat berpartisipasi membumikan pengawasan partisipatif untuk mensukseskan pengawasan Pemilu/Pilkada," ujar Sujiantoko.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemanag Jepara Launching PTSP Online

Rabu, 8 Desember 2021 | 02:35 WIB

Puskesmas Karimunjawa Lakukan Vaksinasi Door to Door

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:04 WIB

Kemnaker Sosialisasikan Perlindungan Pekerja Migran

Sabtu, 27 November 2021 | 14:56 WIB

Bupati Jepara Apresiasi Perjuangan Guru Saat Pandemi

Jumat, 26 November 2021 | 15:08 WIB

Beraneka Kegiatan Meriahkan HUT ke-76 PGRI dan HGN

Kamis, 25 November 2021 | 06:20 WIB

Produk Hukum KPU Jepara Bisa Diakses Siapa Saja

Senin, 22 November 2021 | 11:47 WIB

25 Pemudi Dididik Jadi Pengusaha Katering

Sabtu, 20 November 2021 | 07:47 WIB

Di Jepara, Anak Yatim Korban Covid-19 Terima Bantuan

Senin, 15 November 2021 | 18:46 WIB

DPD PKS Jepara Buka Pendaftaran Caleg

Rabu, 10 November 2021 | 21:28 WIB

Latihan Gabungan SAR, Praja IPDN Raih Nilai Tertinggi

Selasa, 9 November 2021 | 04:58 WIB
X