Alasan Kewenangan, Penanganan Jalan Kudus - Purwodadi Dilematis

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:25 WIB
Kondisi Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Senin (11/10) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kondisi Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Senin (11/10) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Penanganan kerusakan jalan di ruas Kudus-Purwodadi, Kecamatan Undaan, dinilai dilematis. Akses jalan milik provinsi, namun bila terjadi persoalan pada ruas jalan kedua kabupaten tersebut, warga sejumlah desa di Kecamatan Undaan yang merasakan dampaknya.

Camat Undaan, Rifai Nawawi, Senin (11/10) menyatakan mempunyai sejumlah usulan agar warga yang melintas di kawasan tersebut merasa nyaman. Misalnya, usulan pembatasan tonase muatan dan jenis kendaraan yang melintas.

Usulan didasarkan atas dampak kerusakan jalan dan ketersendatan yang sering dirasakan warga sekitar. "Tetapi kami tahu diri, jalan tersebut bukan kewenangan kami melainkan provinsi,'' keluhnya.

BACA JUGA : Picu Kemacetan, Truk Dilarang Melintas di Kudus – Purwodadi

Salah satu yang berhasil digulirkan yakni larangan pembatasan truk melintas pada pukul 06.00-07.30. Larangan yang masih tahap sosialisasi diharapkan mengurangi ketersendatan warga saat akan berangkat kerja dan ke sekolah saat pagi hari.

"Bila terjadi konvoi truk, dipastikan terjadi ketersendatan,'' ujarnya.

Banyaknya truk pembawa tanah padas berukuran beras di ruas Kudus-Purwodadi diyakini berpotensi menimbulkan kerusakan. Bila sudah berkondisi seperti itu, warga sekitar yang terkena dampaknya.
''Perbaikan harus menunggu kebijakan dari provinsi,'' paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan memberlakukan larangan melintas untuk truk di jalur Kudus-Purwodadi sejak pukul 06.00-07.30. Pelanggar akan dikenai sangsi bukti pelanggaran (tilang-red).

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kudus, Catur Sulistyanto menyatakan aturan diberlakukan atas kesepakatan bersama antara institusinya, Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Pati, warga dan Muspika Kecamatan Undaan. Larangan didasarkan aduan banyaknya truk yang melintas pada pagi hari.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

46 Desa di Kudus Miliki Satgas Adat, Ini Tugasnya

Rabu, 23 November 2022 | 22:15 WIB

Ratusan Buruh Rokok asal Jepara Dapat BLT DBHCT

Kamis, 17 November 2022 | 19:09 WIB

Kirab Kebangsaan Ramaikan Maulid dan Haul Mbah Datuk

Minggu, 13 November 2022 | 20:19 WIB
X