Rekening Dibobol Rp 5,8 Miliar, Nasabah Gugat Bank Mandiri Rp 55,8 Miliar

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 04:37 WIB
Humas PN Kudus Dewantoro memberikan pernyataan pers terkait gugatan nasabah Bank Mandiri, Kamis (7/10). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Humas PN Kudus Dewantoro memberikan pernyataan pers terkait gugatan nasabah Bank Mandiri, Kamis (7/10). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.comBank Mandiri digugat nasabahnya sebesar Rp 55,8 miliar setelah tabungannya di Bank Mandiri Kudus raib. Gugatan nasabah Bank Mandiri Cabang Kudus Moch Imam Rofii, warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri Kudus.

Musafak, Kuasa Hukum Moch Imam Rofii menuturkan, rekening kliennya diduga dibobol sebesar Rp 5,8 miliar lebih (Rp 5.800.090.000). Setelah dicek, ternyata ada empat transaksi yang tidak dilakukan oleh kliennya, pada tanggal 17 Mei 2021.

Transaksi itu masing-masing transfer RTGS tanah Bantul 2 sebesar Rp 2.000.030.000, transfer RTGS tanah Bantul 1 sebesar Rp. 2.000.030.000, transfer RTGS tanah sawah bantul sebesar Rp 1.300.030.000, dan penarikan tunai sebesar Rp 500 juta.

BACA JUGA : Begini Kronologis Lengkap Dugaan Pembobolan Rekening Nasabah Bank Mandiri Kudus

“Kejadian itu diketahui klien kami pada 31 Mei 2021 ketika hendak mengambil uang tunai sebesar Rp 20 juta di Bank Mandiri Cabang Karanganyar Demak. Teller bank menyebutkan jika kartu ATM klien kami telah diblokir dan disarankan mengganti kartu ATM,” katanya.

Musafak menambahkan, kliennya kemudian mengurus pergantian kartu ATM platinum miliknya dan menarik uang sebesar Rp 20 juta. Setelah uang diterima, lanjut Musafak, kliennya kaget karena mendapati uang di tabungannya tersisa sebesar Rp 128.680.480,45.

“Seharusnya saldo tersisa sebanyak Rp 5.948.774.486. Kejanggalan itu kemudian dilaporkan ke Bank Mandiri. Pihak bank menyebutkan adanya empat transaksi tersebut,” ujarnya.

Tak puas dengan jawaban itu, Imam kemudian menyurati Bank Mandiri menanyakan raibnya uang tabungannya. Karena tidak ada tanggapan, Imam melalui kuasa hukumnya itu kemudian melayangkan somasi pada tanggal 28 September 2021.

Karena lagi-lagi tidak ada tanggapan, kuasa hukum Imam pun menggugat Bank Mandiri sebesar Rp 55,8 miliar ke Pengadilan Negeri (PN) Kudus. Gugatan tersebut untuk mengganti kerugian materil atas raibnya tabungan sebesar Rp 5,8 miliar dan kerugian imateril adanya beban psikologi sebesar Rp 50 miliar.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Sikat Pelaku Judi Online di Kudus

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:55 WIB

Kebakaran di Pasar Kliwon, Kantor BRI Unit Kota Ludes

Kamis, 13 Januari 2022 | 13:23 WIB

Hanura Perintahkan Kader Hadir di Tengah Masyarakat

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:20 WIB

Luas Kabupaten Kudus Bertambah 2.228 Hektare

Senin, 27 Desember 2021 | 07:25 WIB
X