DPRD Jepara Mulai Bahas Ranperda APBD Tahun 2022

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 02:30 WIB
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan draf Rancangan Perda APBD Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2022 kepada Ketua DPRD Haizul Ma’arif (tengah), bersama dua Wakil Ketua Junarso dan Pratikno, pada rapat paripurna di Gedung Dewan, Senin (4/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)
Bupati Jepara Dian Kristiandi menyerahkan draf Rancangan Perda APBD Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2022 kepada Ketua DPRD Haizul Ma’arif (tengah), bersama dua Wakil Ketua Junarso dan Pratikno, pada rapat paripurna di Gedung Dewan, Senin (4/10). (suaramerdeka.com/Sukardi)

JEPARA,suaramerdeka-muria.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 2,272 triliun. Prioritas anggaran untuk pendidikan mencapai 20 persen, kesehatan 10 persen, di luar gaji, infrastuktur, juga untuk pengembangan pariwisata.

“Alokasi anggaran belanja sektor kesehatan akan tetap menjadi salah satu prioritas pada Tahun 2022, terutama pada kesehatan lingkungan dan penyebaran penyakit, melalui program kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan,” kata Bupati Jepara Dian Kristiandi saat menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2022, di Gedung DPRD Kabupaten Jepara, Senin (4/10).

Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Jepara Tahun Anggaran 2022 dipimpin Ketua DPRD Haizul Ma’arif, bersama dua Wakil Ketua Junarso,dan Pratikno. Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Edy Sujatmiko, serta Perangkat Daerah.

BACA JUGA : Desa Wisata Jepara Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Festival Desa Mitra Jilid 3 Wisata Watu Lawang Digelar

Bupati pengembangan sektor pariwisata, dengan beragam jenisnya memiliki daya ungkit besar sehingga mampu menggerakkan ekonomi daerah. Untuk itu, sarana dan prasarananya harus terus diupayakan menjadi lebih baik.

Terkait peningkatan pembangunan desa, dalam RAPBD Tahun Anggaran 2022 , disiapkan Alokasi Anggaran Desa (ADD), serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah. Kabupate Jepara yang terdiri 16 kecamatan, memiliki 184 desa, dan 11 kelurahan.

“Jumlah ADD Tahun Anggaran 2022 direncanakan sebesar Rp 105.020.462.800. Besaran ADD tersebut diharapkan dapat memacu laju akselerasi pembangunan seluruh desa di Kabupaten Jepara,” ujar Bupati yag akrab disapa Andi itu.

Di luar ADD, ada pula anggaran belanja transfer kepada Pemerintah Desa sebesar Rp 454.128.269.200. Anggaran ini berasal dari bagi hasil pajak daerah (Rp 20,7 miliar), bagi hasil retribusi daerah (Rp3,36 miliar), dan bantuan keuangan kepada desa (Rp430 miliar). Dengan hitungan tersebut kucurn dana kepada pemerintah desa melewati angka Rp559 miliar.

Bupati memaparkan RAPBD 2022, jumlah Pedapatan Daerah direncanakan Rp 2.106.541.568.000. Sedangkan Belanja Daerah sebesar Rp 2.272.366.938.020. Defisit sebesar Rp 165.825.370.020, akan ditutup dari Pembiayaan Netto dengan nominal yang sama.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Junarso : Program Jaksa Masuk Sekolah Harus Didukung

Jumat, 28 Januari 2022 | 14:40 WIB

Nakes Berseragam SD Ajak Siswa Ikuti Vaksinasi

Kamis, 27 Januari 2022 | 10:40 WIB

Jelang Imlek, Klenteng Dibersihkan Gotong Royong

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:50 WIB

Aklamasi, Hadi Sarwoko Terpilih Lagi Ketua PPNI Jepara

Minggu, 23 Januari 2022 | 05:51 WIB

Pertuni : Punya Anak Tunanetra Jangan Disembunyikan

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:55 WIB

Bawaslu RI Beri Apresiasi Pada Bawaslu Jepara

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:44 WIB
X