Kasus Tahunan Bisa Jadi Pintu Bongkar Tambang Ilegal Lainnya, Jika Polisi Terlibat, Laporkan!

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 20:36 WIB
Polisi melakukan pembongkaran paksa blokade akses tambang yang terjadi di Desa Tahunan Kecamatan Sale, Sabtu 2 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Polisi melakukan pembongkaran paksa blokade akses tambang yang terjadi di Desa Tahunan Kecamatan Sale, Sabtu 2 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG – Kasus pengungkapan aktivitas tambang ilegal di Desa Tahunan yang diduga melibatkan Kepala Desa (Kades), diharapkan akan menjadi pintu masuk aparat penegak hukum (APH) untuk mengungkap kasus lainnya.

Pasalnya, banyak pihak meyakini masih ada praktik penambangan ilegal terjadi di wilayah Kabupaten Rembang.

Mereka tetap beroperasi meski belum secara resmi mengantongi perizinan dari pemerintah.

Baca Juga: Blokade Jalan Tambang Dibongkar, Kapolres Rembang : Saya Perintahkan Tangkap

Harapan tersebut salah satunya disuarakan oleh Dinas ESDM Wilayah Kendeng Selatan.

Kepala Seksi Geologi Mineral dan Batubara ESDM Wilayah Kendeng Selatan, Budi Setiawan mengatakan, pengungkapkan tambang ilegal di Tahunan sangat bisa jadi pembuka pengungkapkan kasus lainnya.

Dinas ESDM mendukung penuh upaya Polres Rembang dalam menindak tegas penambang ilegal.

Baca Juga: Suporter Sulawesi Utara Kemungkinan Besar Dukung Kesebelasan Kalimantan Timur Kalahkan Aceh

Bahkan, pihaknya selalu siap menjadi saksi ahli untuk setidaknya memberikan justifikasi sebuah titik penambangan termasuk legal atau ilegal.

“Iya (bisa jadi pintu pembuka). ESDM mendukung penuh penindakan. Terpenting antara APH dan Dinas ESDM bisa sinergis. Selama ini kalau dengan Polres Rembang sudah sinergis,” terang Budi.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wajah Kota Rembang Diminta Diperbaiki

Kamis, 13 Januari 2022 | 11:58 WIB
X