Berlanjut, Blokade Akses Tambang di Sale Sudah Berlangsung 29 Jam

- Kamis, 30 September 2021 | 18:36 WIB
Puluhan truk yang sengaja diparkir di badan jalan menuju akses tambang di Desa Tahunan Kecamatan Sale masih terjadi hingga Kamis (30/9) siang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Puluhan truk yang sengaja diparkir di badan jalan menuju akses tambang di Desa Tahunan Kecamatan Sale masih terjadi hingga Kamis (30/9) siang. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Aksi blokade jalan menuju lokasi komplek penambangan di Desa Tahunan Kecamatan Sale yang berlangsung sejak Rabu (29/9), masih berlanjut hingga Kamis 30 September 2021, petang.

Jika diitung, aksi blokde tersebut sudah berlangsung lebih dari 29 jam.

Blokade dengan cara memarkir puluhan truk angkutan tambang di badan jalan mulai kawasan perempatan Pasar Tahunan ke arah barat itu masih dilakukan.

Truk-truk tersebut ditinggalkan sopirnya begitu saja sejak Rabu sekira pukul 13.00 sampai dengan Kamis petang.

Baca Juga: Resmi, Kades Tahunan Jadi Tersangka Tambang Ilegal di Desanya

Atas kondisi itu, hanya sepeda motor yang bisa mengakses melewati kawasan tersebut.

Itu pun harus berjalan zig-zag lantaran sempitnya jalan akibat banyaknya truk.

Kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintasinya.

Informasi yang diterima Suara Merdeka dari berbagai sumber, aksi blokade diduga dipicu oleh adanya kecelakaan kerja di sebuah lokasi tambang pada awal September 2021 lalu.

Baca Juga: Puluhan Truk Blokade Jalan di Sale, Akses ke Tambang Lumpuh Sampai Rabu Petang

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X