Rembang Punya Taruna Tani, Kumpulan Petani Muda untuk Indonesia Emas 2045

- Senin, 27 September 2021 | 10:18 WIB
Penyerahan secara simbolis bibit lele untuk Taruna Tani Desa Tahunan Sale. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Penyerahan secara simbolis bibit lele untuk Taruna Tani Desa Tahunan Sale. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Karang Taruna Kabupaten Rembang secara resmi memiliki program Taruna Tani.

Taruna tani adalah kumpulan petani muda dari berbagai kecamatan yang berusia maksimal 22 tahun.

Launching program yang melibatkan Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) itu sudah dilakukan pada pekan lalu di Desa Tahunan Kecamatan Sale.

Baca Juga: Lagi, Warga Terban Gali Gua Jepang di Bukit Piramid Patiayam

Pembentukan Taruna Tani ini sebagai salah satu upaya memenuhi target ekonomi sektor pertanian menyongsong Indonesia emas 2045.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Rembang, Ahmad Rif’an menyatakan, Taruna Tani dibentuk berangkat dari keprihatinan kondisi pertanian yang masih didominasi kaum tua di atas 50 tahun.

Apalagi, dalam 20 tahun terakhir, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sektor pertanian di Rembang turun dari 50 persen ke angka 25 persen.

Baca Juga: ‘Nyandar’ di Karimunjawa, 150 ABK Divaksin

“Perlu upaya ketahanan pangan dengan produksi pertanian oleh para petani muda. Berdasarkan Permentan No.07 tahun 2013 Taruna Tani merupakan para pelaku pertanian usia maksimal 22 tahun yang mencintai dunia pertanian,” jelas Rif’an.

Baca Juga: Belum Setahun, Proyek Rp 3,7 Miliar Terancam Longsor, Pemkab Lamban Menangani

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diburu Warga, STB Langka. Harganya Juga Melejit

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:46 WIB

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X