Belum Setahun, Proyek Rp 3,7 Miliar Terancam Longsor, Pemkab Lamban Menangani

- Minggu, 26 September 2021 | 15:38 WIB
Salah satu titik kerusakan parah jalan di Ruas Sale-Tahunan, tepatnya di sisi jembatan penghubung Desa Gading dan Jinanten yang terancam longsor. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Salah satu titik kerusakan parah jalan di Ruas Sale-Tahunan, tepatnya di sisi jembatan penghubung Desa Gading dan Jinanten yang terancam longsor. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Pemkab Rembang Kembali menjadi sasaran kritik terkait penanganan infrastuktur publik.

Kali ini kritik dilyangkan warga soal penanganan titik kerusakan jalan di Kecamatan Sale.

Pemkab dinilai lamban menangani salah satu titik yang mengalami kerusakan cukup parah, yaitu jalan di sebelah jembatan penghubung Desa Gading dan Jinanten.

Hingga saat ini kerusakan tersebut belum juga diperbaiki.

Baca Juga: Ironi Kecamatan Sale, Tambangnya Dikeruk, Jalannya Dibiarkan Remuk

Kerusakan di cukup ironi, lantaran jalan tersebut merupakan proyek yang belum genap setahun ini diperbaiki dengan model peningkatan.

Titik kerusakan merupakan bagian dari proyek dengan nilai kontrak Rp. 3.778.387.160 yang dikerjakan dengan APBD Rembang tahun 2020.

Baca Juga: Bikin Nagih, Lontong Khas Pati Dipadukan Balungan dan Rendang Padang, Pecinta Kuliner Wajib Coba!

Kerusakan jalan yang merupakan akses utama menuju Kecamatan Sale dan Kabupaten Rembang itu sudah cukup lama terjadi.

Mirisnya, sampai hari ini jalan masih menjadi akses utama, termasuk oleh kendaraan muatan tambang.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Apindo Siap Gugat Usulan UMK Kabupaten Rembang 2023

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:39 WIB

Pemerintah Daerah Diminta Tidak Buat Pabrik Gula

Rabu, 30 November 2022 | 14:48 WIB
X