Duh, Siswa dan Guru Diswab Acak, Hasilnya Dua Positif

- Kamis, 23 September 2021 | 15:42 WIB
Pemkab Rembang mempercepat vaksinasi kepada kalangan pelajar untuk memantapkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan sekolah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Pemkab Rembang mempercepat vaksinasi kepada kalangan pelajar untuk memantapkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) di lingkungan sekolah. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Sehingga, sedikitnya ada 1.221 orang yang terdiri dari guru dan siswa menjadi sasaran swab.

Baca Juga: Kudus Bakal Punya Rumah Sakit Pendidikan, Didesain Khusus

Khusus jumlah tersebut, hanya berasal dari guru dan siswa di sekolah tingkat SMP saja.

“Untuk SMP semua sekolah sudah disampling. Hasilnya, satu siswa dan satu guru dinyatakan positif. Mereka berdua isolasi di rumah masing-masing. Sekolah tempat mereka belajar tetap PTM,” jelas Mardi.

Mardi menegaskan, syarat mutlak PTM adalah siswa yang masuk paling banyak 50 persen dari kapasitas.

Baca Juga: Vaksin Massal, Ini Target DPC PPP Kabupaten Rembang

Sekolah wajib menerapkan prokes ketat, termasuk tidak ada kerumunan di lingkungan belajar.

“Agar tidak terjadi klaster pendidikan, saya minta sekolah menjalankan prokes ketat. Siswa atau guru yang merasa sakit, tidak perlu masuk. Cukup pembelajaran dari rumah masing-masing,” papar Mardi.

Kepala DKK Rembang, Ali Syofi’i menyatakan, swab sampling bagi pelajar dan guru merupakan kerja sama antara Pemkab dan Polres Rembang.

Baca Juga: Bawaslu Resmikan Banjar Agung Jadi Desa Anti Politik Uang

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Masih Ada Alsintan Yang Disalahgunakan

Kamis, 10 November 2022 | 17:02 WIB
X