Tak Terima Dimarahi, Remaja di Jepara Tega Aniaya Ibu Kandung hingga Meninggal

- Selasa, 21 September 2021 | 21:04 WIB
Tersangka MF saat diperiksa polisi Polres Jepara. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Tersangka MF saat diperiksa polisi Polres Jepara. (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)


''Kepada polisi, MF mengakui melukai ibu kandungnya hingga meninggal dunia,'' beber Fachrur Rozi.


Pelaku mengaku melukai ibunya lantaran kesal karena dimarahi tidak bekerja dan hanya bisa makan, tidur dan nonton saja.


''Pelaku mengaku menganiaya korban dengan cara menusuk dengan sebilah pisau dapur yang berada di dekatnya, kemudian korban terjatuh dan dipukul lagi dengan tangan kosong pada telinga kanan hingga memar dan menendang punggung korban,'' ungkapnya Kasat Reskrim AKP  M Fachrur Rozi.

Baca Juga: Alfamart Dibodol Maling, Pintu Gerbang Tidak Terkunci, Brangkas Berisi Uang Digondol

Atas perbuatannya, MF disangkakan Pasal 44 Ayat (3) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang perbuatan kekerasan dalam rumah tangga (PKDRT).

''Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp 45 juta,'' bebernya.**

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

Jepara Usulkan UMK 2023 Rp 2.272.626,63

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:37 WIB
X