Kompetisi Belum Dimulai, Persiku Ditinggal Asisten Pelatih

- Selasa, 21 September 2021 | 19:55 WIB
Deny Rumba (tengah) saat berdiskusi dengan Pelatih Kepala Persiku Cucun Sulistyo ketika sesi latihan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Deny Rumba (tengah) saat berdiskusi dengan Pelatih Kepala Persiku Cucun Sulistyo ketika sesi latihan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Asisten pelatih Persiku Uphy Aziz akhirnya hengkang ke mantan klubnya, Persak Kebumen, beberapa saat sebelum Kompetisi Liga 3 Jateng dimulai. Dia sudah beberapa pekan ini mendampingi Pelatih Kepala Cucun Sulistyo mempersiapkan Tim Macan Muria mengikuti Kompetisi Liga 3.

Posisinya saat sekarang diganti Deny Rumba, mantan pemain PSIS yang juga ikut bermain di posisi stopper.

Bagian Humas Persiku, Yuliadi, Selasa (21/9) membenarkan kabar tersebut. Kepindahan Uphy karena kedekatan emosional dengan  sang pelatih kepala. ''Sudah pamit kepada manajemen dan posisinya diganti Deny Rumba,'' katanya.

BACA JUGA : Dapat Bus Baru, Dikemudikan Bupati, Persijap Impikan Berlaga di Liga 1

Ditambahkannya, hingga saat sekarang manajemen belum menerima sepucuk surat pun dari Uphy terkait pengunduran dirinya. Kontrak yang diteken sebelumnya, Uphy akan menjadi asisten pelatih selama empat bulan ke depan.

Disinggung soal hak-haknya selaku asisten pelatih, sudah diterima. Artinya, selama sebulan dia telah menerima gaji sesuai kesepakatan.

''Gaji yang dia terima sesuai nomina yang diminta ke manajemen,'' tandasnya.

Manajemen akhirnya merekrut satu asisten pelatih lagi untuk membantu pelatih kepala. Deny menerima dua jenis gaji, sebagai asisten pelatih sekaligus stopper.

''Bukan untuk mengganti Uphy, karena dianggap belum mundur,'' tandasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Petugas Amankan Mobil Pengangkut Rokok Ilegal

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Bupati Kudus Tegaskan Pelarangan Kafe Karaoke

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:09 WIB

PUPR Benahi Kerusakan Jalan Kudus-Jepara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:55 WIB

KTNA Minta Alokasi Pupuk Bersubsidi Dikaji Ulang

Senin, 18 Oktober 2021 | 06:25 WIB
X