Pemkab Jangan Loyo, Proyek Mal Pelayanan Publik Baru Terprogres 2,59 Persen

- Senin, 20 September 2021 | 14:34 WIB
Penataan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) di bekas kantor PGRI Rembang progresnya berjalan lamban sehingga kontraktor mendapat teguran. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Penataan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP) di bekas kantor PGRI Rembang progresnya berjalan lamban sehingga kontraktor mendapat teguran. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Puji meminta agar PPKom tegas dan memacu progres pembangunan dengan mempertimbangkan beberapa hal.

Pertimbangan itu termasuk dari segi pekerjaan, perusahaan punya uang atau tidak, metode pengerjaan, material dan menejeman waktu.

Baca Juga: Libatkan Pesantren di Kawasan Hutan, KLHK dan Pemkab Jadikan Gunung Lasem Paru-paru Pantura

“Kendalikan kontrak secara awal melalui SCM. Pengawas pekerjaan memberi surat peringatan ke kontraktor. Agar segera dilakukan perbaikan pekerjaan dan bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Rembang, Joestinnarni menyatakan, sudah beberapa kali menegur kontraktor saat rapat koordinasi. Ada rencana teguran melalui surat resmi dilakukan.

Baca Juga: Dikunjungi KPK, Bupati Pati Ingin Bawahannya Bekerja Transparan Tanpa Korupsi

“Material segera dipenuhi. Personel pekerja saja kurang. Berkaitan dengan konstruksi baja kan perlu tenaga sendiri. Material masih menunggu, mereka terlambat. Apa yang mereka lakukan dari awal terlambat, tidak ada persiapan,” papar Joestinarni.

Pekerja pengatur lapangan proyek MPP, Sumano mengungkapkan, pekerjaan yang baru dilakukan adalah bored pile bagian bawah cakar ayam.

Baja jatah konstruksi sampai lantai 3, klaimnya, juga sudah siap.

Baca Juga: Dukung Percepatan Program Vaksinasi, Muhammadiyah Blora Gelar Vaksinasi Bertajuk 1000 Vaksin untuk Negeri

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X