Euphoria Lepas Pandemi Diminta Tak Berlebihan

- Kamis, 16 September 2021 | 04:55 WIB
Serah terima serah terima jabatan Kapolsek Kudus Kota Iptu Lukhar Syan'nin yang dipimpin Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di halaman belakang Mapolres, Rabu (15/9) pagi. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Serah terima serah terima jabatan Kapolsek Kudus Kota Iptu Lukhar Syan'nin yang dipimpin Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma di halaman belakang Mapolres, Rabu (15/9) pagi. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Publik Kota Keretek diminta menahan diri untuk tidak melakukan euphoria berlebihan terkait situasi pandemi yang semakin meredup beberapa pekan terakhir. Masyarakat diminta tetap mewaspadai dan menjalankan protokol kesehatan agar tidak terjadi serangan pandemi berikutnya.

''Kita harus tetap waspada,'' kata Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma saat apel pelantikan Kapolres Kudus Kota di halaman belakang Mapolres, Rabu (15/9).

Seperti diketahui Kapolres Kudus Kota yang baru Iptu Lukhar Syan'nin. Dia menggantikan seniornya AKP Muhammad Khoirul Naim yang selanjutnya akan bertugas di Mapolda Jateng.

Disinggung soal langkah aparat saat kondisi pandemi sudah relatif aman, kapolres menyebut tetap melakukan sejumlah antisipasi. Salah satunya, terkait upaya penyekatan terbatas di sejumlah lokasi.

''Kami masih memberlakukan hal tersebut,'' tandasnya.

BACA JUGA : Wakil Rakyat Kecewa Tak Ada Alokasi BLT Dana Cukai untuk Buruh Rokok di Tengah Pandemi

Pantauan keramaian yang berpotensi menimbulkan kerumunan diwaspadai. Pihaknya tidak akan lengah dan berusaha dengan semua instansi terkait agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid 19 seperti kejadian beberapa waktu yang lalu.

Patroli protokol kesehatan dipastikan tetap digelar. Namun, perwira menengah tersebut menyebut mendasarkan segala sesuatunya disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Bagaimanapun, kondisi Kota Keretek saat ini jauh lebih kondusif dibandingkan saat terjadi peningkatan kasus Covid 19 beberapa bulan yang lalu.

 Disinggung soal deradikalisasi dikaitkan dengan penangkapan salah satu tokoh  yang diduga melakukan upaya yang tidak sesuai dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dia menyebut langkah antisipasi sudah dilakukan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Petugas Amankan Mobil Pengangkut Rokok Ilegal

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Bupati Kudus Tegaskan Pelarangan Kafe Karaoke

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:09 WIB

PUPR Benahi Kerusakan Jalan Kudus-Jepara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:55 WIB

KTNA Minta Alokasi Pupuk Bersubsidi Dikaji Ulang

Senin, 18 Oktober 2021 | 06:25 WIB
X