Banyak Sekolah di Kudus Rusak, Ilwani : Gunakan Saja Dana TT

- Kamis, 16 September 2021 | 05:50 WIB
Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani, Sulistyo Utomo, dan Tri Erna Sulistyowati meninjau gedung SDN 1 Terban yang rusak parah setahun terakhir, Rabu (15/9). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani, Sulistyo Utomo, dan Tri Erna Sulistyowati meninjau gedung SDN 1 Terban yang rusak parah setahun terakhir, Rabu (15/9). (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Pimpinan DPRD Kudus mendesak Pemkab Kudus menggunakan anggaran tak terduga (TT) untuk perbaikaan gedung SD yang rusak parah. Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani mengatakan, penggunaan dana TT untuk perbaikan gedung sekolah sangat memungkinkan.

Ilwani bersama dua Wakil Ketua DPRD Kudus lainnya Sulistyo Utomo dan Tri Erna Sulistyowati meninjau gedung SDN 1 Terban Kecamatan Jekulo yang juga rusak parah, Rabu (15/9). Sebelumnya, gedung SDN 4 Prambatan Kidul dan SDN 1 Garung Lor juga telah berbulan-bulan rusak parah tak tertangani.

“Anggaran perbaikan gedung melalui DAK Pemerintah Pusat, anggaran provinsi maupun APBD Kudus sangat besar. Tetapi masih banyak gedung sekolah yang rusak parah. Pemkab Kudus gunakan saja dana TT untuk perbaikan jika tidak bisa mengalokasikan anggaran,” kata Ilwani.

BACA JUGA : Masih Ada Sekolah Ambruk, Ketua DPRD Kudus Sebut Kinerja Disdikpora Lemah

Apalagi selain karena atap yang sudah lapur, kerusakan gedung juga disebabkan adanya bencana seperti hujan dan angina kencang. Ilwani menambahkan, kerusakan gedung yang cukup banyak ini semestinya tak perlu terjadi jika Pemkab Kudus melalui Disdikpora memiliki rencana kerja yang jelas untuk memprioritaskan perbaikan gedung sekolah yang memang rusak parah.

SDN 1 Terban misalnya. Setahun terakhir, tiga ruang kelas SD tersebut rusak parah. Atap tiga kelas sudah ambrol. Anehnya, usulan perbaikan gedung itu tidak muncul pada pembahasan anggaran.

“Jika alasannya karena kemarin ada refocusing, seharusnya juga dimasukkan dalam penjabaran refocusing untuk perbaikan gedung yang memang rusak parah,” katanya.

Gedung sekolah yang sudah layak menjadi salah satu penyabab SD negeri tak mampu bersaing dengan sekolah-sekolah swasta. “Pantas saja jika SD Negeri sulit mencari murid, apalagi mau bersaing dengan sekolah swasta unggulan. Gedungnya saja seperti ini,” katanya.

Kabupaten Kudus tahun ini mendapat anggaran perbaikan gedung sekolah melalui alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 19 miliar. Anggaran DAK dari Pemerintah Pusat itu digunakan untuk memperbaiki sebanyak 35 sekolah.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagi, Petugas Amankan Mobil Pengangkut Rokok Ilegal

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:15 WIB

Bupati Kudus Tegaskan Pelarangan Kafe Karaoke

Selasa, 26 Oktober 2021 | 10:09 WIB

PUPR Benahi Kerusakan Jalan Kudus-Jepara

Selasa, 19 Oktober 2021 | 05:55 WIB

KTNA Minta Alokasi Pupuk Bersubsidi Dikaji Ulang

Senin, 18 Oktober 2021 | 06:25 WIB
X