Progres Terdata Baru 5 Persen, Jembatan Temperak Sarang Putus Kontrak?

- Rabu, 15 September 2021 | 16:54 WIB
Gambaran pekerjaan Jembatan Temperak Sarang pada 14 September 2021 yang termasuk masih minim lantaran pada pekan lalu PPKom mencatat baru 5 persen. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Gambaran pekerjaan Jembatan Temperak Sarang pada 14 September 2021 yang termasuk masih minim lantaran pada pekan lalu PPKom mencatat baru 5 persen. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

 

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Progres pembangunan Jembatan Temperak di Jalan Lingkar Sarang Kabupaten Rembang dua hari menjelang batas kontrak masih minim.

Progres terupdate pembangunan yang diterima Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), baru sekira 5 persen.

Dengan sisa waktu pekerjaan sesuai batas akhir kontrak 17 September 2021, mustahil pekerjaan dengan nilai kontrak lebih dari Rp 7 miliar itu selesai tepat waktu.

Wacana dilakukannya putus kontrak atas pekerjaan proyek APBD Kabupaten Rembang itu pun mengemuka.

Baca Juga: UPDATE !! Gerai Vaksinasi Online di Blora Dibuka Lagi, Jam Pendaftarannya Diubah, Ini Dia link Pendaftarannya

Salah satunya bahkan disuarakan oleh konsultan pengawas sendiri dari CV Kremona Desain, Mulyo Sukarno.

Mulyo menyatakan sangsi atas kinerja dari rekanan, dalam hal ini adalah PT. Unggul Perdana Mulya.

Pertimbangannya harus putus kontrak adalah sampai hari ini progres pekerjaan masih minim.

Mulyo bahkan mengungkap jika sudah melayangkan teguran kepada rekanan pengerja hingga sekira 14 kali.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Satu Jemaah Haji Asal Rembang Urung Diberangkatkan

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:42 WIB
X