Blora Butuh Alat Pengolah Donor Plasma Konvalesen, Santri Diminta Jadi Contoh Prokes

- Senin, 6 September 2021 | 17:48 WIB
Wagub Jateng saat meninjau vaksinasi di Kecamatan Cepu, Senin 6 September 2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Wagub Jateng saat meninjau vaksinasi di Kecamatan Cepu, Senin 6 September 2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

BLORA,suaramerdeka-muria.com- Kabupaten Blora membutuhkan alat pengolah donor plasma konvalesen.

Hal itu sebagai salah satu upaya mengobati pasien yang terpapar Covid-19.

Kebutuhan terhadap alat tersebut dikemukakan Bupati Blora, H. Arief Rohman, S.IP, M.Si pada Senin pagi (6/9/2021) saat mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi serentak di Yayasan Pondok Pesantren Al I'Anah Gang 8, Kecamatan Cepu. 

Baca Juga: Bupati Blora Berhentikan Oknum Satpol PP Penendang Kepala Seorang Remaja Mabuk-mabukan

 

Bupati dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang melibatkan pondok pesantren dan menyampaikan harapannya kepada Wakil Gubernur terkait upaya penanggulangan persebaran Covid-19 di Kabupaten Blora.

Lebih lanjut, Bupati mengharapkan adanya bantuan alat pengolah plasma darah atau donor plasma konvalesen sebagai salah satu upaya mengobati pasien yang terpapar Covid-19.

Baca Juga: Kepakkan Sayap, Peternak Kalkun Produksi Menu ‘Frozen’ Siap Saji

“Segala upaya untuk mencegah persebaran virus Covid-19 telah kami lakukan, kami telah meningkatkan upaya 3 T (tracing, testing dan treatment). Salah satu  pengobatan yang efektif untuk menangani Covid-19 adalah melalui plasma darah. Kami mohon kalau bisa Blora dibantu Gus Wagub, karena saat ini kita belum punya,” harapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

Pemkab Blora Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Jumat, 25 November 2022 | 08:21 WIB

Bupati Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Bidan

Senin, 21 November 2022 | 16:27 WIB
X