Malam Ramadan, Tim Gabungan Amankan Ratusan Botol Miras

- Jumat, 24 Maret 2023 | 16:25 WIB
Tim gabungan mengamankan botol miras dari salah satu lokasi di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka-muria.com/dok)
Tim gabungan mengamankan botol miras dari salah satu lokasi di Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka-muria.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Ratusan botol miras diamankan anggota tim gabungan Polres Kudus, Kodim 0722/Kudus dan Satpol PP dari sejumlah tempat di Kudus.

Mereka menggerebek lokasi penyimpanan minuman keras di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kudus.

Di malam perdana masyarakat melakukan salat tarawih itu, polisi berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk.

Baca Juga: Puluhan Botol Miras Ilegal Tanpa Cukai Dikirim via Ekspedisi, Dikirim dari Bali 

Operasi penyakit masyarakat (pekat) ini bermula dari laporan masyarakat yang kerap melihat sebuah rumah yang menyediakan miras. Polisi kemudian melakukan penyelidikan pada lokasi yang diduga kuat menjadi penyedia miras.

Mulanya polisi melakukan razia disejumlah tempat karaoke yang ada di Kecamatan Jati. Dari operasi itu polisi berhasil mengamankan puluhan botol miras berbagai merk sekaligus mendapatkan informasi lokasi penyedia miras.

“Dari pengaduan masyarakat, kami lakukan razia untuk mewujudkan kenyamanan ibadah puasa Ramadan. Benar saja puluhan botol miras berhasil ditemukan,” ujar Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kabagops Kompol Catur Kusuma Adi, Jumat (24/3/2023).

Kabagops menambahkan, usai mendapat informasi tersebut, personel gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi penyedia miras di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kudus.

Saat melakukan penggeledahan polisi berhasil menemukan 400 botol miras berbagai merk. 

“Total miras yang berhasil kami sita selama Ops Pekat ini sebanyak 640 botol berbagai ukuran. Barang bukti tersebut sudah kami amankan ke Mapolres Kudus,” ungkap Kabagops.

Ia menambahkan, Operasi ini dilakukan sebagai upaya prefentif gangguan kamtibmas pada saat bulan Ramadhan 1444 H. Salah satu potensi gangguan keamanan biasanya terjadi akibat adanya masyarakat yang menenggak minuman keras.

Baca Juga: Oknum Anggota Polisi Terjaring Razia di Karaoke

Tidak hanya peredaran Miras dan tempat karaoke, pihaknya juga mengatisipasi gangguan kamtibmas lainnya saat bulan Ramadhan seperti balapan liar, petasan serta pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik pemiliknya. 

Ini sesuai atensi Kapolres Kudus untuk mewaspadai setiap bentuk gangguan kamtibmas terlebih memasuki bulan Ramadhan.

Kegiatan cipta kondisi ini akan dilakukan baik Polres Kudus hingga Polsek jajaran secara masif dijam rawan tindak kejahatan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tumpukan Sampah Sempat Penuhi Balai Jagong

Selasa, 30 Mei 2023 | 05:29 WIB
X