Tiga PLTU Pasok FABA untuk Bahan Tetrapod, Penahan Gelombang Ramah Lingkungan di Pantura Jateng

- Jumat, 17 Maret 2023 | 10:00 WIB
Penananaman mangrove di tepi Pantai Pasar Banggi Rembang oleh PLN dan Pemprov Jateng. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Penananaman mangrove di tepi Pantai Pasar Banggi Rembang oleh PLN dan Pemprov Jateng. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

Rembang, suaramerdeka-muria.com – Pemprov Jateng bersama dengan PLN melakukan upaya bersama mencegah abrasi di sepanjang Pantura.

Upaya itu dilakukan dengan berbagai cara, beberapa di antaranya adalah penanaman Mangrove dengan target lahan 100 hektare hingga penggunaan tetrapod sebagai penahan gelombang air laut.

Penanaman Mangrove secara serentak dilakukan pada Kamis 16 Maret 2023 siang kemarin di Pantai Pasar Banggi Kecamatan/Kabupaten Rembang.

Kick off penanaman Mangrove dilakukan oleh Direktur Utama (Dirut) PLN, Darmawan Prasodjo.

Dalam aksi penanaman itu juga dilakukan upaya mencegah abrasi laut dengan memasang tanggul berupa tetrapod berbahan sisa pembakaran batu bara di PLTU.

PLN mengelola sisa pembakaran batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yaitu Fly Ash dan Bottom Ash atau FABA untuk menjadi produk salah satunya untuk membuat tetrapod.

tetrapod merupakan struktur peredam gelombang laut yang terbuat dari beton.

Dalam hal ini beton yang digunakan terbuat dari FABA yang dihasilkan dari PLTU Tanjung Jati B dan PLTU Rembang.

Baca Juga: Pemprov Jateng Manfaatkan FABA dari PLN untuk Bangun Tanggul Sementara di Pantura

Baca Juga: Kuliah Kerja Usaha, Ratusan Mahasiswa UYR Diterjunkan Dampingi Pengembangan UMKM

Baca Juga: Jalin Kerja Sama Riset Internasional, UMK Gandeng Lima Universitas Internasional

Direktur Utama Darmawan Prasodjo menjelaskan, untuk produk tetrapod yang dihasilkan ada dua jenis, yaitu berat 100 kg dan satu ton.

PLN memastikan penggunaan ini juga aman dan tidak akan mencemari lingkungan, karena kualitasnya sudah sesuai dengan standar nasional.

Untuk produk FABA dari PLTU Tanjung Jati B telah lolos pengujian Laboratorium Bahan Konstruksi dari Universitas Sultan Agung (Unissula).

Sedangkan produk FABA dari PLTU Rembang telah lolos uji laboratorium dari Universitas Diponegoro (Undip).

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X