Jutaan Rokok Ilegal Kembali Dimusnahkan di Kudus

- Rabu, 27 Juli 2022 | 09:11 WIB
Jajaran Kantor Bea Cukai Kudus bersama perwakilan forkopimda dari eks karisidenan Pati saat melakukan pemusnahan rokok illegal kemarin. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Jajaran Kantor Bea Cukai Kudus bersama perwakilan forkopimda dari eks karisidenan Pati saat melakukan pemusnahan rokok illegal kemarin. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com – Kantor Bea Cukai Kudus kembali memusnahkan rokok illegal kemarin.

Setidaknya 7,9 juta batang rokok illegal dengan berat 13,2 ton hasil penindakan di bidang cukai dimusnahkan dengan cara dibakar serta ditimbun di tempat pembuangan akhir (TPA) Sukoharjo, Pati.

Pemusnahan itu ditandai dengan acara seremonial pembakaran rokok illegal yang di lakukan di kantor Bea Cukai Kudus.

Jutaan rokok illegal yang dimusnahkan itu terdiri dari 7.918.643 batang Sigaret Kretek Mesin (SKM), 850 batang Sigaret Kretek Tangan (SKT), 10.900 keping pita cukai palsu, tiga karung etiket, dua belas buah alat pemanas, lima rol kertas pembungkus filter rokok (cigarette tipping paper), dua karung plastik OPP, dan 33 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA).

“Barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan periode Oktober 2021 sampai Maret 2022 yang telah ditetapkan sebagai Barang yang menjadi Milik Negara (BMN) , dan barang bukti yang telah inkracht tahun 2020-2021 sebanyak 2,9 juta batang dari 10 orang tersangka,” terang.
Baca Juga: Kisah Lengkap Perjalanan Cinta Penjual Ikan di Pelabuhan Rembang hingga Nikahi Bule Cantik Rusia

Baca Juga: Siap-siap, Pengguna BBM Subsidi My Pertamina Akan Diverifikasi

Moch Arif Setijo Nugroho, kepala Kantor Bea Cukai Kudus menyebut, pemusnahan dengan dibakar memang menjadi seremoni.

Sementara 13 truk sisanya dimusnahkan dengan jalan disiram air dan ditimbun dengan tanah dan dibuang di TPA Sukoharjo Pati.

“Total perkiraan nilai barang yang dimusnahkan sebesar Rp 8.1 miliar dengan potensi penerimaan negara Rp 5.3 miliar yang dihitung berdasarkan nilai cukai, PPN Hasil Tembakau, dan Pajak Rokok yang seharusnya dibayar,” ujarnya.

Dikatakannya, barang yang dimusnahkan sebagian besar merupakan rokok tanpa pita cukai atau rokok polos dan sisanya dilekati pita cukai palsu.

Sebagai salah satu upayanya, dia mengatakan telah menggelar operasi gempur rokok ilegal tahun 2022 secara serentak mulai 17 Mei sampai 18 Juni kemarin.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X