Idul Adha, Perbatasan Rembang-Tuban Diawasi Ketat, Ternak yang Tidak Memenuhi Syarat Diputar Balik

- Rabu, 6 Juli 2022 | 15:33 WIB
Polisi melakukan penyekatan hewan ternak yang masuk dari Jatim di Sarang Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Polisi melakukan penyekatan hewan ternak yang masuk dari Jatim di Sarang Rembang. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Polres dan Pemkab Rembang memberlakukan persyaratan ketat bagi hewan ternak dari Jawa Timur (Jatim) yang akan masuk ke Jateng.

Persyaratan tersebut sudah harus terpenuhi saat hewan ternak masuk di perbatasan timur Rembang, baik melalui Kecamatan Sarang maupun Sale.

Petugas gabungan mulai pekan ini melakukan pengetatan pemeriksaan hewan ternak yang masuk ke Jateng melalui perbatasan Rembang-Tuban.

Pengetatan tersebut berkaitan dengan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak.

Inspeksi mendadak (sidak) soal pengawasan lalu lintas hewan ke kawasan Jateng dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) dan Polres Rembang, Rabu (6/7) di perbatasan Sarang.

Mereka mengecek mekanisme penyekatan hewan ternak yang masuk dari Jatim menuju Jateng melalui perbatasan Sarang.

Hasilnya, mekanisme pengetatan ternak yang masuk ke Jateng sudah dilakukan sesuai prosedur.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Kecelakaan Karambol yang Tewaskan Perempuan Karyawan Pabrik di Rembang

Baca Juga: Belanja di Pasar Rembang Makin Nyaman, Ribuan Timbangan Pedagang Sudah Ditera Ulang

Kepala Dintanpan Rembang, Agus Iwan Haswanto mengungkapkan, hewan ternak yang masuk ke Jateng wajib dilakukan pemeriksaan di Pos Lalu Lintas Ternak di perbatasan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X