Sudah 'Uzur', 8,9 Kilometer Jalan Provinsi di Rembang Perlu Ditingkatkan

- Rabu, 1 Juni 2022 | 19:06 WIB
Aspal jalan milik Jateng di sekitar perbatasan Rembang-Tuban di Dukuh Krinjo Desa/Kecamatan Sale secara kasat mata kalah mulus dengan jalan milik Jatim. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Aspal jalan milik Jateng di sekitar perbatasan Rembang-Tuban di Dukuh Krinjo Desa/Kecamatan Sale secara kasat mata kalah mulus dengan jalan milik Jatim. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh : Stefano Lilipaly Jadi Ujung Tombak

Baca Juga: Harap Bersabar, Pembangunan Jembatan Juwana Butuh Waktu Dua Tahun

“Total Panjang jalan di Ruas Lasem-Sale yang perlu ditingkatkan adalah 8.920 meter. Masih layak (dilalui), cuma usia aspal sudah waktunya ditingkatkan. Ada yang ditingkat pertama kali tahun 2000 sejak alih status dari Pemkab Rembang ke Pemprov Jateng, terutama yang lebar jalannya masih 5 meter,” jelas Selamet.

Ia menyebutkan, sejatinya titik jalan tersebut bisa tuntas penanganan dua tahun jika setiap tahun dialokasikan peningkatan 5 kilometer.

Sayangnya, setiap tahun meski pengusulan peningkatan 5 kilometer, realisasi tersisa 1 kilometer.

Baca Juga: Hasil dan Klasemen Toulon Cup 2022 : Kolombia & Prancis Tumbal Adu Penalti, Timnas Indonesia Siap Itungan Beda

Baca Juga: Pengurus DPC Petanesia Kudus Dilantik, Jadi Rumah Bersama Wujudkan Visi Kebangsaan

Selamet menyebutkan, rencana peningkatan jalan Lasem-Sale yang tahun ini pada pengusulannya 4 kilometer, realisasinya hanya tinggal 1,75 kilometer. Peningkatan tahun ini akan dilakukan pada titik pertigaan Sale, sampai batas aspal + pelebaran 1,5 meter.

“Titik lainnya adalah Km 137+500-900 rigid lokasi Pacing-Kedungumbul serta titik 133+600-800 Pamotan timur pasar hewan,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X