Beda Rasa Aspal Jalan Jateng dan Jatim di Perbatasan, Begini Komentar Pengendara

- Selasa, 31 Mei 2022 | 12:27 WIB
Aspal jalan di kawasan perbatasan Jatirogo Tuban dan Sale Rembang milik Jatim terlihat dan terasa mulus. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Aspal jalan di kawasan perbatasan Jatirogo Tuban dan Sale Rembang milik Jatim terlihat dan terasa mulus. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Rasa aspal saat dilintasi ban kendaraan di jalan kawasan perbatasan Jateng dan Jatim di Kecamatan Sale Rembang dan Jatirogo Tuban dianggap berbeda.

Perbedaan mencolok terjadi saat kendaraan melintas dari jalan kawasan Jateng di Dukuh Krinjo Desa/Kecamatan Sale Rembang, kemudian menuju jalan kawasan Desa Kebonharjo Kecamatan Jatirogo Tuban.

Saat masih di jalan Jateng di kawasan itu, getaran dan ‘gronjalan’ ban pengendara baik sepeda motor atau mobil bisa dirasakan dengan jelas.

Baca Juga: Beda Rasa Aspal Jateng dan Jatim di Perbatasan, Begini Tanggapan Bina Marga

Baca Juga: Jalan Jateng di Perbatasan yang Viral karena Beda Rasa dengan Milik Jatim Akhirnya Diperbaiki

Baca Juga: Sudah 'Uzur', 8,9 Kilometer Jalan Provinsi di Rembang Perlu Ditingkatkan

Rasa berkendara menjadi kurang nyaman, terlebih jika berkecepatan tinggi.

Penyebabnya adalah permukaan aspal di jalan tersebut banyak yang tidak lagi mulus.

Sebagian besar merupakan bekas tambal-sulam menggunakan aspal goreng.

Aspal jalan milik Jateng di sekitar perbatasan Rembang-Tuban di Dukuh Krinjo Desa/Kecamatan Sale secara kasat mata kalah mulus dengan jalan milik Jatim. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Beberapa permukaan jalan lainnya juga masih terdapat lubang menganga yang belum ditambal.

Sebaliknya, saat kendaraan sudah memasuki aspal kawasan jalan Jatim, ban terasa mulus melaju di atas aspal.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X