Proses Produksi Kapal Karya Siswa SMKN 2 Rembang Kekurangan Alat, Pemprov Diminta Turun Tangan

- Selasa, 26 April 2022 | 09:12 WIB
Siswa SMKN 2 Rembang menyelesaikan pesanan kapal berbahan fiber di tengah keterbatasan alat. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Siswa SMKN 2 Rembang menyelesaikan pesanan kapal berbahan fiber di tengah keterbatasan alat. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Meski siswanya berprestasi dan mampu membuat kapal berbahan fiber, namun ternyata tidak serta-merta SMKN 2 Rembang memiliki fasilitas memadai.

Sekolah yang berada di tepi Jalan Pantura Rembang-Lasem itu justru saat ini masih mengalami kekurangan peralatan untuk melakukan produksi kapal.

Padahal, peralatan-peralatan penunjang tersebut sangat vital dalam proses produksi kapal berbagai jenis.

Baca Juga: Mulai Dipesan, Ini Harga Kapal Berbahan Fiber Karya Siswa SMKN 2 Rembang

Hal itu yang membuat sebagian proses produksi harus dilakukan di PT Samudra Sinar Abadi Shipyard Surabaya.

Hal ini cukup mengganggu lantaran dalam waktu dekat SMKN 2 Rembang dimungkinkan akan kebanjiran pesanan hingga seratusan kapal dari Kabupaten Mappi, Papua.

Selain itu, saat ini Sebagian pesanan dari instansi lokal Rembang juga tengah dalam penyelesaian produksi.

Baca Juga: Thong-thong Lek Rembang Digelar, Ini Peserta dan Nomor Urut Tampilnya

Kepala SMPN 2 Rembang Eni Nuryati mengakui, saat ini pihaknya masih kekurangan sejumlah peralatan penunjang produksi kapal.

Peralatan tersebut antara lain adalah cetakan kapal, kompresor 220 volt 50 HZ, kompresor 9 PK, bor screw charge, serta bor scroll besar.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X