Polda Jateng Amankan 2 Orang Terkait Kasus Minyak Goreng Palsu di Kudus

- Jumat, 18 Februari 2022 | 17:49 WIB
Minyak goreng palsu yang dibeli pengusaha kerupuk di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Minyak goreng palsu yang dibeli pengusaha kerupuk di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

 

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Polda Jawa Tengah (Jateng) mengamankan dua orang terkait kasus minyak goreng palsu di Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iqbal Alqudsy mengatakan, masih terus melakukan pengembangan atas kasus yang merugikan dua pengusaha kerupuk hingga jutaan rupiah tersebut.

“Ada dua orang yang diamankan dan kami masih terus pengembangan. Kasus ini masih ditangani oleh Subdit Indagsi Dit Res Krimsus Polda Jawa Tengah,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (18/2).

BACA JUGA : Awas, Minyak Goreng Palsu Beredar di Kudus, Pengusaha Kerupuk Jadi Korban

Iqbal menambahkan, pihaknya belum bisa membuka identitas dua orang yang diamankan terkait minyak goreng palsu di Kudus itu. “Masih dalam pemeriksaan dan pengembangan. Dalam waktu dekat akan kami gelar ke publik. Nanti kami rilis,” ujarnya.

Seperti diberitakan, dua orang pengusaha kerupuk di Desa Cendono Musmiah (60) dan Siti Mutoharoh (45) menjadi korban minyak goreng palsu.

Keduanya mengaku ditawari minyak goreng palsu oleh sejumlah pria yang datang mengendarai mobil warna hitam.

Minyak goreng itu ditawarkan seharga Rp 16.500 per liter, jauh lebih murah dari minyak goreng yang biasa korban beli seharga Rp 18 ribu per liter. Atas kejadian itu, Siti Muthoharoh yang membeli 21 jeriken minyak goreng palsu mengaku rugi Rp 5 juta lebih.

Sementara Masmuah yang membeli lima jeriken mengaku rugi Rp 1,2 juta lebih.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X