Marak Hoaks Seputar Omicron, BIN Jateng Ajak Masyarakat Fokus Vaksinasi Saja

- Selasa, 15 Februari 2022 | 18:03 WIB
Tim tenaga kesehatan Binda Jateng menggelar vaksinasi anak di Kabupaten Kudus, Selasa (15/2). (suaramerdeka.com/dok)
Tim tenaga kesehatan Binda Jateng menggelar vaksinasi anak di Kabupaten Kudus, Selasa (15/2). (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah mewanti-wanti masyarakat tak percaya kabar hoaks yang marak seputar virus Covid-19 varian Omicron.

Selain tak perlu merespons kabar yang belum tentu benar itu, Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengajak warga untuk segera mengikuti vaksinasi Covid-19.

Meski gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan, kata Sondi, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah. Karena itu, pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid-19.

BACA JUGA : Kepala BIN Jateng Sebut Gejala Omicron lebih Ringan, Minta Warga Tak Panik, Segera Vaksin

“Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak termakan informasi tidak benar atau hoaks. Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia untuk menghindari disinformasi dan penyebaran berita hoaks tentang vaksinasi Covid-19,” katanya, Selasa (15/2).

Sondi menambahkan, Binda Jateng terus melakukan vaksinasi massal anak usia 6-11 tahun dan masyarakat di 11 (sebelas) Kabupaten dan Kota di Provinsi Jateng. Binda Jateng menargetkan peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 18.000 dosis.

Binda Jateng menggelar vaksinasi di Kabupaten Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Magelang, Kebumen, Wonogiri, Boyolali, Kudus, Pekalongan, Pemalang, dan Kota Pekalongan.

Jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak dan pelajar yaitu jenis Sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM.

“Vaksin Sinovac telah mendapat rekomendasi BPOM untuk dipergunakan bagi anak dan pelajar usia 6 – 11 tahun. Sementara untuk masyarakat secara door to door (DTD) serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X