Kepala BIN Jateng Sebut Gejala Omicron lebih Ringan, Minta Warga Tak Panik, Segera Vaksin

- Rabu, 9 Februari 2022 | 19:40 WIB
Kegiatan vaksinasi anak yang digelar Binda Jateng di Kabupaten Kudus, Rabu (9/2). (suaramerdeka.com/dok)
Kegiatan vaksinasi anak yang digelar Binda Jateng di Kabupaten Kudus, Rabu (9/2). (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS, suaramerdeka-muria.com - Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto menyebut angka penularan Covid-19 varian Omicron cukup tinggi. Namun, masyarakat diimbau tak panik sepanjang melaksanakan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Brigjen TNI Sondi Siswanto juga mengatakan, gejala Covid-19 Omicron terbilang ringan. Namun, angka penularan yang tinggi memicu kekhawatiran pemerintah.

Karena itu pemerintah tetap merekomendasikan penerapan protokol kesehatan yang ketat agar fasilitas kesehatan tidak dibanjiri pasien Covid.

BACA JUGA : Siapkan 28 Ribu Dosis Sinovac, Binda Jateng Gencarkan Vaksinasi Anak

Pemerintah juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak berpergian keluar negeri terlebih dahulu, disamping tetap membatasi aktivitas di luar rumah.

"Ini semua sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo mengenai langkah dan upaya pemerintah Indonesia menghadapi virus omicron atau Pandemi Covid-19," katanya.

Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Binda Jateng terus menggencarkan vaksinasi untuk anak maupun masyarakat umum. Vaksinasi door to door juga digelar untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

"Tingkat KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi-Red) atau efek samping dari pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi," katanya.

Binda Jateng terus melakukan vaksinasi massal anak atau pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat di sembilan wilayah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jateng. Target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 26.000 dosis.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X