Komunitas Muslim di Ukraina Terancam Invasi Rusia

- Jumat, 25 Februari 2022 | 18:07 WIB
Masjid Arrohmah di Kota Kiev Ukraina difoto dari atas. (suaramerdeka.com/islamyat.org)
Masjid Arrohmah di Kota Kiev Ukraina difoto dari atas. (suaramerdeka.com/islamyat.org)

Suaramerdeka-Muria.com- Rusia mulai menginvasi wilayah Ukraina usai Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer ke Donbas, di Ukraina Timur pada Kamis 24 Februari 2022.

Pasukan Rusia terus bergerak ke sejumlah kota lainnya di Ukraina dan bahkan pada Jumat 25 Februari 2022 pagi dilaporkan telah mendekati ibu kota Ukraina, Kiev.

Penduduk kota Kiev dan komunitas muslim di Ukraina pun ikut terancam invasi Rusia tersebut.

Baca Juga: Malaysia Heran Kasus Covid di Indonesia Lebih Cepat Turun, Anggota Parlemen Desak Pemerintah Lebih Serius

''Kami mendesak warga untuk menginformasikan pergerakan pasukan, membuat bom molotov dan melawan musuh,'' tulis Kementerian Pertahanan Ukraina di laman facebook.

Imbauan itu disampaikan untuk menghalau masuknya tentara Rusia di sejumlah kota di Ukraina.

 

Lepas dari peperangan yang terjadi, Negara Ukraina sendiri ternyata merupakan negara terbesar kedua setelah Rusia (Setelah Uni Soviet Runtuh).

Penduduknya pun terdiri dari beragam etnis. Dikutip dari Encyclopaedia Britannnica, mayoritas adalah etnis Ukraina (73 %), disusul etnis Rusia, etnis Belarus, Gipsi dan sejumlah etnis minoritas lainnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Terkini

150 Orang Tewas di Tragedi Halloween di Korsel

Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:38 WIB

Begini Penampakan Bagian Dalam Kabah

Selasa, 6 September 2022 | 14:13 WIB

Komunitas Muslim di Ukraina Terancam Invasi Rusia

Jumat, 25 Februari 2022 | 18:07 WIB
X