Pembebasan Arwah Bima dan Ayu dari Cengkraman Badarawuhi Berlangsung Alot, Horor KKN di Desa Penari Berlanjut

- Kamis, 2 Juni 2022 | 10:22 WIB
Ilustrasi siluman ular. (IST)
Ilustrasi siluman ular. (IST)

''Pembebasan tawanan-tawanan yang ada di alas Gumitir. Membantu membebaskan para tawanan yang ada di situ. Pasti banyak yang tidak terima, banyak halangannya. Tapi, tak apa-apa karena itu tugas kami untuk membantu sesama,'' ujar Gus Imam mengawali prosesi pembebasan arwah Bima dan Ayu dari cengkraman Badawuhi.

Baca Juga: Beda dengan Indonesia, Malaysia Makin PD di Kualifikasi Piala Asia 2023 Usai Kalahkan Tim Rangking 147 FIFA

Arwah Bima dan Ayu selama ini dinyakini masih terperangkap di hutan di lokasi KKN di Desa Penari.

Adalah Badarawuhi yang menyekap arwah Bima dan Ayu.

Badarawuhi bahkan menganggap Bima dan Ayu sebagai tumbal kesayangan.

Bima dijadikan selir oleh Badarawuhi.

Sedangkan Ayu menjadi tumbal kesayangan Badarawuhi karena merupakan sosok perawan yang bisa dipengaruhi sehingga terjerumus dalam perbuatan tidak senonoh saat KKN di Desa Penari.

Baca Juga: Dialog dengan Badarawuhi : Film KKN di Desa Penari Kisah Nyata, Bima dan Ayu Masih Jadi Pengikutnya

Oleh Badarawuhi, Ayu dijadikan penari andal yang menghibur para tumbal lainnya dan orang-orang yang mencari pesugihan atau ilmu kanuragan di hutan di kawasan KKN di Desa Penari.

Dalam prosesinya itu, Gus Imam menarik sosok gaib pemimpin tawanan yang ada di alas Gumitir melalui media tubuh salah seorang santri.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: YouTube Sang Santri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkominfo Rembang Rilis Film ''Bathi Nyunat''

Selasa, 1 November 2022 | 12:21 WIB
X