Mbah Mul Beri Contoh Prokes Kepada Warga yang Hendak Menjamas Benda Pusaka

- Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:30 WIB
Dengan mengenakan masker, Mbah Mul (64) melayani warga yang hendak membersihkan (jamas) benda pusaka di pelataran eks Stasiun Kereta Api Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
Dengan mengenakan masker, Mbah Mul (64) melayani warga yang hendak membersihkan (jamas) benda pusaka di pelataran eks Stasiun Kereta Api Blora. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

‘’Hand Sanitizer ini pemberian teman-teman,’’ ungkapnya. 

Saat warga yang datang sudah mulai banyak, Mbah Mul pun tak lupa mengingatkan kepada mereka untuk menjaga jarak.

Pelataran eks Stasiun Blora yang cukup luas, memungkinkan warga untuk menyaksikan pembersihan benda yang dilakukan Mbah Mul dari jarak yang cukup jauh.

‘’Kita tetap harus berkarya di masa pendemi Covid-19 agar bisa tetap mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Tapi syaratnya tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan,’’ tandasnya.

Baca Juga: KONI Pati Raya Usulkan Porprov Jateng Tetap Digelar 2022

Mbah Mul menuturkan, mulai praktik menjamas pada tahun ini sejak Selasa 10 Agustus 2021.

Upah dari jasa cuci keris, tombak dan benda pusaka lainnya berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 20.000 per bilah. 

Dia menyadari, di tengah wabah Covid-19, banyak warga yang terdampak, termasuk para pemilik benda peninggalan nenek moyang atau koleksi pribadi.

“Jadi saya tidak naikkan jasa, tetap seperti tahun lalu,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Sinopsis Bioskop Trans TV Hari Ini Kamis 19 Agustus 2021, Andy Lau di Film Three Kingdom

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Bercinta Kilat dengan Pasangan, Sensasinya Beda!

Minggu, 7 November 2021 | 19:26 WIB
X