Desa di Tuban Ini Keren, Punya Delapan Grup Shalawat Khusus Emak, Ini Keseruan Mereka Saat Festival Hadrah

- Senin, 5 September 2022 | 12:26 WIB
Penampilan Grup Al-Istiqomah, pemenang Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Penampilan Grup Al-Istiqomah, pemenang Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

TUBAN, suaramerdeka-muria.com – Desa Paseyan Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban ini bisa menjadi contoh desa lainnya dalam bidang pelestarian budaya shalawat melalui kesenian musik hadrah.

Di desa yang berada di Kabupaten Tuban wilayah barat ini, sedikitnya ada 8 grup shalawat dengan musik hadrah yang punggawanya merupakan kalangan ibu.

Padahal Paseyan sejatinya hanya memiliki dua wilayah dusun saja.

Menariknya, dari punggawa grup shalawat ibu-ibu itu, mayoritas adalah sudah paruh baya atau berusia di atas 40 tahun.

Meski demikian, mereka ternyata tetap memiliki semangat tinggi dalam bershawalat dengan iriangan musik hadrah.

Penampilan grup hadrah ibu-ibu Desa Paseyan di Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Hal itu terlihat saat digelar Festival Hadrah khusus kalangan ibu di Desa Paseyan, Sabtu malam, 3 September 2022 kemarin.

Dalam festival yang digelar oleh Madrasah At-Thohiriyah Paseyan itu, delapan grup shalawat hadrah tampil berkompetisi.

Masing-masing grup melantunkan dua shalawat, dengan lagu wajib adalah Shalawat Nahdiyah.

Penampilan grup hadrah ibu-ibu Desa Paseyan di Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Meski kalangan ibu-ibu, ternyata penampilan mereka berhasil menghibur ratusan penonton yang hadir sampai akhir acara sebagai penonton.

Mereka sama sekali tidak canggung saat berada di atas panggung dan melantunkan shalawat dengan diiringi musik hadrah.

Penampilan grup hadrah ibu-ibu Desa Paseyan di Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Semua grup terlihat piawai dalam memainkan semua alat, seperti terbang, jipin, hingga bas.

Kostum dan improvisasi tambahan dalam performa menambah keluwesan mereka dalam membawakan shalawat di atas panggung.

Penampilan grup hadrah ibu-ibu Desa Paseyan di Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Dalam melakukan pengembangan perkusi, semua grup juga terlihat inovatif.

Mereka bervariasi dalam menggunakan saduran musik, seperti ada yang menggunakan nada lagu Joko Tingkir atau Perahu Layar.

Lagu shalawat dengan alat hadrah dengan kemasan berbagai latar musik seperti campursari ternyata menciptakan harmoni yang bagus.

Penampilan grup hadrah ibu-ibu Desa Paseyan di Festival Hadrah Madrasah At-Thohiriyah 2022. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Dalam kejuaraan tersebut, juara pertama berhasil diraih oleh Grup Al-Istiqomah, juara kedua Hubbu Rosul serta juara ketiga diraih oleh Al-Mubarokah.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X