Teater AS STAI Pati : Kritik Kehidupan Berbangsa Melalui Teatrikal Puisi

- Minggu, 3 Juli 2022 | 08:38 WIB
Teatrikal puisi kritik kebangsaan. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)
Teatrikal puisi kritik kebangsaan. (suaramerdeka-muria.com/Beni Dewa)

Di tengah hingar bingar dan kekacauan yang rentan terjadi, hati nurani dan sikap memanusiakan manusia menjadi begitu penting.

Nasrudin, pemain sekaligus konseptor dalam teatrikal puisi itu menyebut terinspirasi dari Kesaksian Akhir Abad yang dituliskan WS Rendra.

Meski ditulis belasan tahun lalu, dia menilai puisi itu tetap relevan hingga saat ini.

“Ada banyak nilai penting yang bisa dipetik. Tak hanya dari nilai berkebangsaan namun juga bisa dari lingkungan sosial terdekat. Evaluasi tentu menjadi bagian penting dalam setiap peringatan ulang tahun. Begitu pula yang ingin kami intrepretasikan dalam pementasan kali ini,” ujarnya.

Baca Juga: Update Bendungan Jlantah Karanganyar : Aliri 1.494 Hektare Persawahan Dua Kecamatan, Begini Progresnya

Baca Juga: Hari Terakhir Porprov Jatim 2022 Minggu Mempertandingkan 11 Nomor Laga, Klasemen Perolehan Medali Bisa Berubah

Muhammad Rangga Daffa Pratama, Lurah Teater AS STAI Pati mengatakan, kegiatan itu disuguhkan sebagai salah satu sajian dalam pentas HUT ke 6.

Selain teatrikalisasi puisi tersebut ada juga pementasan tari yang dibawakan Teater As dengan Widi sebagai pengarah koreonya.

“Kami berharap ini menjadi penanda dalam laku perjalanan dari teater yang kami geluti saat ini. Kami berharap bisa semakin bertumbuh dan memiliki nilai manfaat dalam setiap anggota maupun di dunia seni pada umumnya,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X