Wisatawan Gunung Bromo Dipalak 50 Ribu karena Merekam Video Tanpa Izin, Oknum Pemalak Minta Maaf

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:54 WIB
Tangkapan layar peristiwa pemalakan oleh oknum ojek kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Kasusnya diselesaikan secara restoratif justice. Pelaku meminta maaf. (suaramerdeka.com/@aldidutcho)
Tangkapan layar peristiwa pemalakan oleh oknum ojek kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Kasusnya diselesaikan secara restoratif justice. Pelaku meminta maaf. (suaramerdeka.com/@aldidutcho)

Baca Juga: Dari Tradisi Hantaran Zaman Dulu, Festival Jondang di Desa Kawak Jadi Daya Tarik Wisata Jepara

Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, pihaknya bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama TNI dan TNBTS untuk menindaklanjuti video viral tersebut.

“Kepolisian bersama TNI dan TNBTS turun tangan dengan memberikan hukuman untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Langkah cepat ini dilakukan untuk mewujudkan sikap humanis dan menjaga kearifan budaya lokal” jelas AKBP Teuku Arsya Khadafi, Kamis (23/6/22).

Kapolres Probolinggo mengungkapkan dengan adanya permintaan maaf yang disampaikan SY, diharapkan SY menyadari dan menjadi jera atas apa yang dilakukannya, tak hanya menyakiti perasaan wisatawan dan masyarakat luas, juga bisa melanggar hukum.

Baca Juga: 608.042 Peserta Tidak Lolos Masuk Perguruan Tinggi Negeri Lewat SBMPTN, Pengumuman Pukul 15.00 WIB

Kapolres menambahkan permintaan maaf yang disampaikan oleh SY dengan mengakui kesalahan dan tidak mengulangi lagi, adalah sebagai bentuk hukuman efek jera yang mengedepankan kondusifitas dan edukasi.

“Mengingat itikad baik dari pelaku pun menjadi alasan untuk diberikan restoratif justice. Apalagi saat ini sektor pariwisata Gunung Bromo kini mulai bangkit semenjak pandemi Covid-19,” tegas AKBP Teuku Arsya Khadafi.

***

 

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

X