Wisatawan Gunung Bromo Dipalak 50 Ribu karena Merekam Video Tanpa Izin, Oknum Pemalak Minta Maaf

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:54 WIB
Tangkapan layar peristiwa pemalakan oleh oknum ojek kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Kasusnya diselesaikan secara restoratif justice. Pelaku meminta maaf. (suaramerdeka.com/@aldidutcho)
Tangkapan layar peristiwa pemalakan oleh oknum ojek kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Kasusnya diselesaikan secara restoratif justice. Pelaku meminta maaf. (suaramerdeka.com/@aldidutcho)

PROBOLINGGO, suaramerdeka-muria.com- Kasus wisatawan Gunung Bromo dipalak Rp 50 ribu oleh oknum ojek kuda karena merekam video tanpa izin, diselesaikan secara restoratif justice.

Oknum pemalak tersebut telah meminta maaf sebagaimana dikutip dari laman Tribratanews, Jumat (24/6/2022).

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh oknum ojek kuda Suyono (52), warga Dusun Cemara Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga: Acara Bungkus Night Ternyata Kedok Prostitusi Terselubung, Begini Cara Kerjanya

Didampingi aparat kepolisian dan TNI serta warga, Suyono menyampaikan permohonan maaf itu dalam sebuah video.

Dalam video berdurasi 48 detik itu, Suyono menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia khususnya kepada Aldi pemilik akun tiktok @aldidutcho dan berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya.


“Selamat siang kepada seluruh rakyat Indonesia. Saya Pak Suyono, pemandu kuda di wisata Gunung Bromo. Meminta maaf atas viralnya video saya yang berbuat tidak semestinya. Sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar besarnya khususnya kepada Bapak Aldi pemilik akun tiktok aldidutcho dan berjanji tidak mengulangi lagi,” ujarnya dikutip dari laman Tribaratanews.

Baca Juga: Hasil Akhir Fase Grup Sepak Bola Porprov Jatim 2022 : Banyuwangi Lolos Perempat Final Terhindar dari Jember

Sebelumnya, video pemalakan itu viral di tiktok sejak beberapa hari lalu.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Terkini

X