Wisata Ngulahan Park : Konservasi Edukasi, Satwa Dilepas Liar, Pengunjung Bebas Berinteraksi

- Selasa, 14 Juni 2022 | 07:56 WIB
Pengunjung Ngulahan Park di Desa Ngulahan Kecamatan Sedan Rembang bisa berpose dan berinteraksi secara bebas dengan satwa liar yang dibiarkan berkeliaran di taman. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Pengunjung Ngulahan Park di Desa Ngulahan Kecamatan Sedan Rembang bisa berpose dan berinteraksi secara bebas dengan satwa liar yang dibiarkan berkeliaran di taman. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Ngulahan Park yang berada di Desa Ngulahan Kecamatan Sedan, menjadi salah satu wisata paling hit saat ini di Kabupaten Rembang.

Ngulahan Park menjadi satu-satunya wisata di Indonesia yang menyajikan berbagai satwa berkeliaran liar dan bebas di taman.

Aneka satwa tersebut bisa dengan bebas berinteraksi dengan pengunjung yang datang.

Di luar Ngulahan Park, memang banyak wisata menyajikan satwa.

Namun kebanyakan sawa tidak dibiarkan bebas, melainkan berada di kandang.

Baca Juga: Jadi Temuan BPK, Denda Proyek Mal Publik Rembang Belum Dibayar, Capai Rp 300 Juta

Baca Juga: Menikmati Eksotisme Pulau Gede, Pattaya Beachnya Rembang yang Terancam Tinggal Kenangan

Dengan konsep antimainstream berupa wisata konservasi edukasi, Ngulahan Park menjadi primodona baru wisatawan yang suka alam bebas.

Di sana, wisatawan bisa melihat dari dekat, burung berproduksi, membuat sangkar dan mengasih makan anaknya secara natural berlatar pegunungan Ngulahan.

Seorang wisatawan berpose dengan Burung Julang Emas di komplek wisata Ngulahan Park, Sedan. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Penanggung Jawab Ngulahan Park, Hasan Efendi mengungkapkan, sedikitnya ada 18 jenis satwa dengan jumlah total mencapai ratusan ekor bisa dilihat secara liar di Ngulahan Park.

Mereka dibiarkan berkeliaran di area taman dan lapangan sehingga pengunjung bisa berinteraksi langsung.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X