Sering Selfie = Narsis, Narsis di Usia Remaja dan Tua, Apa Bedanya? Temukan Jawabannya di Sini

- Sabtu, 23 April 2022 | 00:37 WIB
Ilustrasi narsis. ( Dok/Ist)
Ilustrasi narsis. ( Dok/Ist)

Apabila ditemukan gangguan narsistik, penderita diarahkan untuk menjalankan psikoterapi yang tujuannya untuk memberi wawasan dan arahan kepada mereka mengenai fakta dan realita yang ada.

Baca Juga: Tips Bikin Wanita Lemas Keenakan : Hai Istri, Goyangkan Pinggulmu Saat Bercinta

Banyak remaja narsis yang memiliki sifat egois dan tidak peduli terhadap perasaan orang lain, namun seiring dengan pertambahan usia, sifat ini akan berkurang bahkan menghilang.

Dikatakannya, untuk menghindari perilaku narsis yang semakin parah pada remaja, peran orangtua sangat penting dalam hal ini.

Anak perlu diasuh dan dididik dalam suasana yang menyenangkan, menggembirakan, lingkungannya positif, serta diajarkan untuk punya tingkat toleransi tinggi terhadap sesamanya.

Baca Juga: Tips Bercinta Kilat dengan Pasangan, Sensasinya Beda!

"Kesimpulannya, perilaku narsis memang terjadi di umur-umur remaja. Apabila narsis tidak sampai menyakiti perasaan orang lain itu masih dianggap normal, dan biasanya akan hilang seiring beranjak dewasa," ujar dokter Dyah Novita Anggraini.

Namun, jika narsis semakin parah dan merugikan, kemungkinan orang tersebut mengalami gangguan kepribadian.

"Untuk itu, Anda bisa berkonsultasi ke psikolog atau psikiatri terpercaya guna menyelesaikan masalah yang ada," tandasnya.

***

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Sumber: klikdokter.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Mencegah Bunga Pohon Mangga Rontok Karena Hujan

Senin, 5 September 2022 | 09:24 WIB
X