Farman Ali Hidup di Pohon 8 Tahun karena Tak Mampu Nafkahi Istri Rp 2,3 Juta Perbulan

- Rabu, 20 April 2022 | 10:57 WIB
Farman Ali hidup di rumah pohon selama lebih dari delapan tahun. Ia tak sanggup menafkahi istri dan akhirnya cerai. (suaramerdeka.com/tangkapan layar youtube south china morning post)
Farman Ali hidup di rumah pohon selama lebih dari delapan tahun. Ia tak sanggup menafkahi istri dan akhirnya cerai. (suaramerdeka.com/tangkapan layar youtube south china morning post)

Suaramerdeka-Muria.com- Farman Ali harus bercerai dengan istrinya karena tak mampu memberi nafkah Rp 2,3 juta perbulan.

Lantaran tak punya rumah dan kedua orang tuanya sudah meninggal dunia, pria berusia 28 tahun inipun nekad hidup di atas pohon.

Tak tanggung-tanggung, kehidupan di atas pohon itu sudah dijalaninya sekitar delapan tahun, Rabu (20/4/2022).

Baca Juga: Hasil Final International Youth Championship 2022 : Barcelona U-18 Raih Juara, Indonesia All Star U-20 Ketiga

Agar terhindar dari terik matahari dan terpaan angin serta guyuran hujan, Farman Ali membangun sebuah rumah di atas pohon tersebut.

Rumah dibuat dari kayu seadanya dan bambu.

‘’Supaya terlindung dari panas dan hujan,’’ ujar Farman Ali.

Baca Juga: Karier Kepala Satpol PP Makassar Diduga Otak Pembunuhan Pegawai Dishub Tergolong Moncer, Istri Sirinya Juga

Selain tempat tidur seadanya, ia juga melengkapi rumah pohon itu dengan wastafel untuk mencuci muka ketika bangun tidur pada pagi hari.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasangan Ingin Program Bayi Tabung, Begini Caranya

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:53 WIB

Cara Mencegah Bunga Pohon Mangga Rontok Karena Hujan

Senin, 5 September 2022 | 09:24 WIB
X