Harga Panen Anjlok, PKS Borong Satu Ton Cabai Petani di Kesambi

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 07:20 WIB
Anggota DPRD Jateng dari PKS Setyo Budi Wibowo memborong cabai hasil panen petani di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Rabu (25/8) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Anggota DPRD Jateng dari PKS Setyo Budi Wibowo memborong cabai hasil panen petani di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Rabu (25/8) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Sejumlah petani cabai di Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo mengeluhkan kemungkinan kebangkrutan usaha pertaniannya. Pasalnya, harga komoditas tersebut anjlok dua tahun terakhir.

''Dua tahun lalu pernah laku Rp 40 ribu per kilogram,'' kata petani seorang petani cabai, Gimah (57).

Saat ini, harga jualnya hanya Rp 3 ribu per kilogram. Modal tanam cabai satu kotak atau sekitar 7.000 meter persegi mencapai Rp 10 juta.

''Penghasilan yang kami terima sungguh sangat tidak sepadam dengan harga sekarang ini,'' akunya.

Bila dijual kepada tengkulak, harganya dibagi dua. Separuh keuntungan menjadi milik petani, sisanya tengkulak.

''Setiap akan memulai awal tanam, kami kesulitan modal,'' keluhnya.

BACA JUGA : Sudah Harga Cabai Anjlok, Petani di Kudus Pun Susah Jual Akibat PPKM

Petani lainnya, Husanah (56) berharap kondisi seperti tahun ini tidak terulang lagi. Meskipun hasil panen berlimpah, tetapi petani tidak menikmati keuntungan.

''Harga di pasaran jatuh,'' ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Rembang Minta HIPMI Bantu Tingkatkan Produk UKM

Kamis, 16 Desember 2021 | 16:38 WIB

Pura Group Teken MoU dengan PT Pos

Senin, 13 Desember 2021 | 06:50 WIB
X