Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

- Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB
Siti Mufarikhah di gerai Raff Bordir miliknya yang berada di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.  (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)
Siti Mufarikhah di gerai Raff Bordir miliknya yang berada di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. (suaramerdeka-muria.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Tumpukan kain bordir tertata rapi di bagian tengah ruang tamu rumah Siti Mufarikhah (44). Kain-kain bordir itu bersanding dengan produk kerajinan berbahan kain bordir lainnya seperti dompet, kerudung, hingga sajadah.

Mufarikhah menata beragam kerajinan itu sedemikian rupa di atas meja pendek berukuran besar. Ruangan yang cukup luas itu juga dipenuhi dengan kebaya bordir encim, mukena, hingga baju pria yang digantung rapi menurut kelompoknya.

Rampung merapikan ruang tamu rumahnya yang juga ia fungsikan sebagai etalase usahanya, Mufarikhah kemudian beranjak ke ruang tengah. Di sana, seorang pekerja perempuan paruh baya sibuk dengan mesin jahit bordir manual.

Hanya ada satu pekerja perempuan di ruangan itu. Dua mesin jahit lain yang di ruangan ditutup kain putih.

“Kebetulan hari ini ada pekerja yang sedang libur. Di tempat kami biasanya ada orang lima orang perajin bordir yang bekerja di sini. Ada juga yang memilih mengerjakan di rumahnya masing-masing. Jumlahnya ada 12 orang,” ujarnya sembari menata rol benang aneka warna.

Mufarikhah adalah sedikit dari perempuan generasi kedua pengusaha bordir icik di kampung sentra bordir Kabupaten Kudus. Sebagian besar perajin bordir di kampung itu kini lebih memilih menggunakan mesin yang lebih modern.

Bagi yang masih asing, kain bordir icik adalah kain khas dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pada tahun 2014, kain khas ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Kabupaten Kudus oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kata icik muncul dari kata ‘nricik’. Terjemahan bebasnya, nricik bisa diartikan sebagai detail benang yang padat, panjang, dan kecil.

Keunikan kain bordir icik terlihat dari pola kerancang dan komposisi warnanya. Pengalaman dan keahlian perajinnya menjadi faktor penting dibalik selembar kain bordir icik nan menawan. Apalagi, detail bordir icik dibuat dengan mesin jahit manual.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gandeng Sriboga, IAIN Kudus Gelar Sharing Bisnis UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 15:03 WIB

Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB
X