Dari 41.000 UMKM di Rembang, Baru 166 yang Tersertifikasi Halal, Begini Cara Mengurusnya

- Jumat, 14 Oktober 2022 | 10:14 WIB
Bupati Rembang Abdul Hafidz, ikut melarisi produk UMKM lokal Rembang pada sebuah acara pada Oktober 2021 lalu. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Bupati Rembang Abdul Hafidz, ikut melarisi produk UMKM lokal Rembang pada sebuah acara pada Oktober 2021 lalu. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com – Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Rembang mengidentifikasi, dari sekira 41 ribu UMKM yang ada, baru 166 UKM yang mengantongi sertifikasi halal.

Artinya jumlah UMK yang tersertifikasi halal di Rembang belum ada 1 persen dari seluruh UMKM yang tercatat di Dindagkop UKM Kabupaten Rembang.

“Saat ini baru 166 UKM di Rembang yang tersertifikasi halal,” kata Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Rembang M Mahfudz.

Mahfudz mengungkapkan, sejatinya setelah kasus Covid-19, tercatat ada sekira 99.000 UMKM.

Jumlah itu jauh membengkak dari data UMKM semula sebelum Covid-19 yang hanya berkisar 41 ribu.

Penyebab membengkaknya data UMKM adalah lantaran pada waktu itu banyak yang mendaftarkan diri demi mendapatkan program bantuan pemerintah.

Oleh karena itu, saat ini ia tengah membentuk tim untuk melakukan validasi menyasar seluruh UMKM yang tercatat.

Hasil sementara, sudah ada sekira 36.000 UMKM yang sudah berhasil terverifikasi memang benar-benar ada dan memenuhi syarat.

Baca Juga: Kemenag Buka Sertifikasi Halal Gratis Sasar 324.834 Pengusaha Kecil, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca Juga: Tadinya Remuk Jadi Cibiran, 1,75 Kilometer Ruas Lasem-Sale Sekarang Mulus Mirip Tol, Begini Penampakannya

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gandeng Sriboga, IAIN Kudus Gelar Sharing Bisnis UMKM

Senin, 30 Januari 2023 | 15:03 WIB

Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB
X