Catat Kinerja Positif, Laba Bersih PT SMOR Anak Usaha Semen Gresik Meningkat 300 Persen

- Selasa, 26 Juli 2022 | 11:34 WIB
Karyawan PT SMOR saat beraktivitas di area operasional Pabrik Rembang PTSG. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)
Karyawan PT SMOR saat beraktivitas di area operasional Pabrik Rembang PTSG. (suaramerdeka-muria.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka-muria.com - Anak perusahaan PT Semen Gresik (PTSG) di Rembang yaitu PT Sinergi Mitra Operasi Rembang (SMOR) membukukan laba bersih dan kinerja luar biasa di tahun buku 2021.

Laba perusahaan patungan yang baru beroperasi dua tahun ini, meroket hingga menembus 300 persen dibanding tahun 2020.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham yang telah dilaksanakan, juga tersampaikan pertumbuhan SMOR semakin signifian dengan pembagian 50% dividen tunai (tahun sebelumnya 15%) dari laba bersih kepada pemegang saham yaitu enam PT BUMDes sekitar wilayah operasional PTSG.

Sesuai komitmen sejak awal, PTSG selaku pemegang saham mayoritas, akan mengembalikan keseluruhan atau 100% dividen ke masyarakat dalam bentuk berbagai program pemberdayaan langsung.

Baca Juga: Semen Gresik Bersama SIG Fasilitasi Petani Rembang Kembangkan Klaster Industri Jagung

Direktur Utama SMOR Syaichul Amin menjelaskan, sebagai perusahaan patungan percontohan dan yang pertama di Indonesia, kinerja operasional dan keuangan SMOR terus menunjukkan tren positif.

Syaichul berharap, pembagian keuntungan yang dibagikan menambah motivasi kepada enam PT BUMDes untuk terus mengembangkan usaha sesuai keunikan dan potensi masing-masing desa, serta ikut menopang ABPDes.

''Kami akan mempertahankan komitmen sebagai perusahaan penyedia barang dan jasa yang memberikan manfaat finansial dan sosial bagi kesejahteraan masyarakat desa di sekitar pabrik Rembang,'' kata Syaiful Amin dalam keterangannya, Senin (25/7).

Lanjut dia, tantangan SMOR ke depan makin kompetitif. Pasalnya, perusahaan di tahun 2022 ini didorong untuk terus berinovasi dan jeli melihat peluang pada potensi project di luar proses bisnis PTSG selaku induk, serta meningkatkan revenue atau pendapatan dari aktivitas bisnisnya sekitar 2-3 persen.

Langkah yang dilakukan, tambah Syaichul, selain melanjutkan penyediaan jasa, juga inovasi usaha melalui kegiatan di bidang spesifik seperti sebagai Event Organizer.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pedagang Beras Keluhkan Penjualan Menurun Drastis

Jumat, 23 September 2022 | 06:35 WIB

Ekspansi ke Daerah, McD Buka Gerai Pertama di Kudus

Selasa, 6 September 2022 | 18:58 WIB

HUT Rumah BUMN ke-2, 222 UMKM Pamerkan 2.222 Produk

Kamis, 1 September 2022 | 09:35 WIB
X