Target Pendapatan PDAM Tercapai, Tarif 2022 Dimungkinkan Sama

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 06:35 WIB
Kondisi reservoir PDAM di Kecamatan Undaan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Kondisi reservoir PDAM di Kecamatan Undaan, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.comPDAM Kudus dipastikan dapat merealisasikan target keuntungan tahun ini. Target pendapatan tahun 2021 sebesar Rp 4,002 miliar, hingga September telah terealisasi seratus persen. Hingga akhir tahun diperkirakan pendapatan terealisasi 105 persen.

Direktur PDAM Kudus Yan Laksmana, Jumat (10/12) menyatakan keuntungan diperoleh dari berbagai sumber, mulai dari penjualan air bersih hingga pasang baru. “Alhamdulillah target telah terlampaui,” katanya.

Performa perusahaan pelat merah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, dari target Rp 5 miliar, hanya dicapai 60 persen saja.

BACA JUGA : Musim Kemarau, Kudus Yakin Tak Butuh Droping Air Bersih Lagi

Saat ini jumlah pelanggan mencapai 50 ribu pengguna. Sebanyak 4.800 pelanggan diantaranya merupakan pengguna baru.

“Dari jumlah tersebut pemasangan sebanyak 1.868 pengguna merupakan pemasangan berklasifikasi masyarakat berpenghasilan rendah,” tandasnya.

Nyaris semua pelanggan dapat terlayani 24 jam setiap hari. Yan menambahkan, hingga saat sekarang hanya Kalirejo, Glagahwaru, Kutuk dan Lambangan (semuanya di Kecamatan Undaan-red), yang baru terlayani 18 jam setiap hari. Sebelumnya, keempat desa hanya menikmati layanan PDAM selama 8 jam setiap hari.

“Kami mengoptimalkan 65 sumur produksi yang mampu menghasilkan 439 liter per detik,” tandasnya.

Tahun ini, hanya dua pekerjaan rumah yang masih tertunda, yakni sistem penyediaan air bersih dadi muria (SPAM) dan pemanfaatan air baku Waduk Logung. SPAM terkendaa koordinasi dengan sejumlah daerah seperti Grobogan dan Jepara, adapun pemanfaatan air baku Bendungan Logung terkendala refokusing Covid 19.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perajin Cobek Batu di Kudus Kesulitan Bahan Baku

Selasa, 12 April 2022 | 21:21 WIB

APTRI Minta Gula Petani Tetap Bebas PPN

Rabu, 30 Maret 2022 | 17:07 WIB
X