Berdayakan Masyarakat, Semen Gresik dan Dinas ESDM Jateng Optimalkan Pembuatan Bata Interlock

- Kamis, 18 November 2021 | 17:13 WIB
Selepas pelatihan, para peserta dan narasumber dari Semen Gresik berdiskusi terkait potensi Bata Interlock bagi perekonomian masyarakat.  (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
Selepas pelatihan, para peserta dan narasumber dari Semen Gresik berdiskusi terkait potensi Bata Interlock bagi perekonomian masyarakat.  (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

Semen Gresik hadir dan berkomitmen memberikan pendampingan kepada peserta pelatihan dalam menghasilkan produk bata interlock yang mengacu standar nasional. Tujuannya agar produk yang nantinya dijual dapat berkualitas unggul dan laku di pasaran,” kata Dharma Rabu kemarin.

Dharma juga menjelaskan, bata interlock memiliki banyak keunggulan karena mirip dengan lego (permainan bongkah plastik) sehingga ada bagian yang saling mengunci dan menguatkan sehingga bangunan menjadi kokoh.

Baca Juga: DPRD Rembang Merekomendasikan Pemkab Membuat Kriteria Pihak Ketiga yang Terlibat Dalam Seleksi Perangkat Desa

Namun sayang, ketersediaan smart material ini masih sangat terbatas.

Harapannya, kata Dharma, pelatihan dari tenaga ahli berpengalaman PSTG dapat memberikan peningkatan SDM di bidang pembuatan bata interlock dan membuka peluang bagi pelaku usaha produk ini untuk memperluas pasar.

“Selain itu, keuntungan lainnya adalah biaya produksi bata interlock juga lebih ekonomis dari bata yang terbuat dari tanah liat. Lalu hemat material, tahan gempa, serta ramah lingkungan karena tidak memerlukan proses pembakaran,” pungkasnya.

Tentang Semen Gresik

PT Semen Gresik (SG) adalah salah satu anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG yang berdiri pada 10 Januari 2014.

Baca Juga: Perempuan Muda di Jepara Kendalikan Investasi Bodong Bernilai Setengah Miliar

Memiliki pabrik yang berlokasi di Rembang, Jateng, SG telah dipercaya dalam menyediakan produk semen berkualitas tinggi yang dihasilkan dari proses produksi dengan teknologi mutakhir serta ramah lingkungan.

Halaman:

Editor: Ilyas al-Musthofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB

Pedagang Beras Keluhkan Penjualan Menurun Drastis

Jumat, 23 September 2022 | 06:35 WIB

Ekspansi ke Daerah, McD Buka Gerai Pertama di Kudus

Selasa, 6 September 2022 | 18:58 WIB
X