Targetkan Ekspor Udang 2 Juta Ton, Tambak Udang Berteknologi Tinggi Diperluas

- Senin, 8 November 2021 | 21:41 WIB
Kegiatan kunjungan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Senin (8/11/2021). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)
Kegiatan kunjungan di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Senin (8/11/2021). (suaramerdeka.com/Septina Nafiyanti)

JEPARA, suaramerdeka-muria.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan kenaikan ekspor udang naik 250 persen atau sebesar 2 juta ton di tahun 2024.

Target ini diwujudkan secara bertahap melalui perluasan tambak udang dengan penerapan teknologi tinggi.


Hal ini disampaikan Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tinggal Hermawan saat melakukan pembinaan pembudidaya udang Kabupaten Kebumen di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara, Senin (8/11/2021).

Baca Juga: Jepara Juara II Festival Ketrampilan Pramuka Inovatif Tingkat Jateng

Ia bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengajak  para pembudidaya udang untuk melihat pemanfaatan teknologi pada tambak udang yang dikembangkan oleh BBPBAP Jepara.


Menurut Tinggal Hermawan, Kebumen saat ini disiapkan menjadi wilayah budidaya udang berbasis kawasan atau shrimp estate dengan luas lahan 100 hektare.

Kawasan ini akan memanfaatkan teknologi tinggi untuk produktivitas yang lebih tinggi.

Baca Juga: Hasil Liga 3 Jateng 2021: Persitema Kubur Impian Persikama, Persip Dampingi Persipa, Persab Brebes Tersingkir


''Di BBPBAP Jepara ini sudah menggunakan teknologi untuk menghasilkan produksi yang tinggi, makanya kita ajak belajar di sini. Implementasinya, di Kebumen nanti kami akan terapkan teknologi yang lebih terkini,'' ungkapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Rembang Minta HIPMI Bantu Tingkatkan Produk UKM

Kamis, 16 Desember 2021 | 16:38 WIB

Pura Group Teken MoU dengan PT Pos

Senin, 13 Desember 2021 | 06:50 WIB
X