Kudus Gagas Pendirian “Omah UKM”, Layanan 'One Stop Service' Bagi Pelaku UMKM

- Kamis, 30 September 2021 | 07:16 WIB
Bupati Kudus Hartopo dan Ketua DPRD Kudus Masan melihat produk UKM yag dipamerkan di kantor Disnaker Perinkop UKM, Rabu (29/9). (suaramerdeka.com/dok)
Bupati Kudus Hartopo dan Ketua DPRD Kudus Masan melihat produk UKM yag dipamerkan di kantor Disnaker Perinkop UKM, Rabu (29/9). (suaramerdeka.com/dok)

Hartopo meminta Disnaker Perinkop dan UKM segera mengusulkan anggaran bagi para lulusan pelatihan di BLK agar bisa mendapat bantuan peralatan dan modal.

“Jika hanya pelatihan saja, tentu akan sulit bagi lulusan yang ingin memiliki usaha sendiri. Karena tentunya modal tidak ada. Jadi kedepan perlu OPD mengusulkan bantuan peralatan dan modal bagi mereka,” katanya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengatakan, Omah UKM merupakan upaya Pemkab Kudus untuk memfasilitasi pelaku usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan usahanya. Ia berharap di tempat itu nantinya bisa memfasilitasi pelaku UKM mulai dari produksi, pengemasan produk, hingga pemasaran.

Masan berharap Omah UKM menjadi layanan One Stop Service pendampingan pelaku UMKM di Kabupaten Kudus dari hulu ke hilir.

“Produk kopi yang sedang tren saat ini misalnya. Selain produk olahannya bagus, kemasannya juga perlu dibuat menarik. Di Kudus ada PT Pura yang memproduksi kemasan yang bagus. Pelaku UMKM luar daerah saja pesannya ke sana. Omah UKM ini nantinya diharapkan bisa membantu mulai dari mendesain kemasan hingga pengadaannya,” katanya.

Fasilitasi pembuatan kemasan ini, kata Masan, penting dilakukan. Pasalnya UKM dengan modal terbatas pastinya sulit jika memesan kemasan produk ke perusahaan besar yang tentunya mensyaratkan pemesanan harus dalam jumlah banyak.

Omah UKM nantinya bisa ikut memfasilitasi agar para UKM bisa mendapatkan kemasan yang lebih elegan, selain tentunya higienis untuk produknya.

Sebagai langkah awal, Masan mengusulkan agar Omah UKM memanfaatkan bangunan yang sudah ada di kompleks kantor Disnaker Perinkop dan UKM. Dengan begitu, para peserta pelatihan di BLK bisa langsung melihat dan berkonsultasi di Omah UKM.

“DPRD Kudus siap mengawal usulan anggaran untuk pendirian Omah UKM ini. Jika perlu langsung saja diusulkan pada APBD Perubahan 2021,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB

Pedagang Beras Keluhkan Penjualan Menurun Drastis

Jumat, 23 September 2022 | 06:35 WIB

Ekspansi ke Daerah, McD Buka Gerai Pertama di Kudus

Selasa, 6 September 2022 | 18:58 WIB
X