Kudus Disiapkan Jadi Sentra Kacang Hijau

- Kamis, 16 September 2021 | 06:45 WIB
Bupati Kudus Hartopo saat panen kacang hijau di Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Rabu (15/9) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)
Bupati Kudus Hartopo saat panen kacang hijau di Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Rabu (15/9) siang. (suaramerdeka.com/Anton WH)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com - Pengembangan budidaya kacang hijau di Indonesia dinilai prospektif. Selain sesuai dengan kondisi sebagian besar lahan yang ada, harga komoditas tersebut cenderung stabil. Terlebih, pasar kacang hijau hasil panen petani di Indonesia terbuka baik di dalam negeri maupun eksport.

Direktur Aneka Kacang dan Umbian pada Direktorat Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Rahayu Dwikora, mengemukakan hal tersebut saat panen kacang hijau di ladang pompanisasi, Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Rabu (15/9) siang. Kacang hijau cocok untuk mengatasi stunting terkait kandungan proteinnya yang tinggi.

''Pengembangan kacang hijau sangat prospektif,'' katanya.

BACA JUGA : Kepakkan Sayap, Peternak Kalkun Produksi Menu ‘Frozen’ Siap Saji

Dia mencontohkan panen kacang hijau di Kudus, tepatnya Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan. Satu hektare lahan kacang hijau menghasilkan 1,4 ton. Harga saat sekarang mencapai 17 ribu per kilogram.

Harga terendah yang pernah dicatat per kilogram mencapai Rp 14.000. Produktivitas kacang hijau di Jateng rata-rata mencapai 1,24 ton per hektare, sedangkan Kudus mencapai 1,17 ton per hektare.

Hal tersebut dibenarkan petani dari Desa Larikrejo, Handoko. Di desanya terdapat 202 lahan pertanian, dan sekitar 120 hektare diantaranya ditanam kacang hijau. Tahun 2021 empat kelompok tani mendapat 2,25 ton bibit kacang hijau dari pemerintah pusat.

''Bibit tersebut ditanam pada lahan seluas 90 hektare dengan hasil yang memuaskan,'' imbuhnya.

Pihaknya berharap pemerintah daerah memfasilitasi perbaikan jaringan pompanisasi di desanya. Infrastruktur pertanian diharapkan semakin mendongkrak hasil tanaman pangan yang ada.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menjaga Tradisi Icik, Melestarikan Kain Warisan Budaya

Jumat, 25 November 2022 | 21:44 WIB

Pedagang Beras Keluhkan Penjualan Menurun Drastis

Jumat, 23 September 2022 | 06:35 WIB

Ekspansi ke Daerah, McD Buka Gerai Pertama di Kudus

Selasa, 6 September 2022 | 18:58 WIB
X