Kepakkan Sayap, Peternak Kalkun Produksi Menu ‘Frozen’ Siap Saji

- Senin, 6 September 2021 | 10:10 WIB
Suyatno, salah satu peternak kalkun di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengecek ayam kalkun di kandangnya. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)
Suyatno, salah satu peternak kalkun di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengecek ayam kalkun di kandangnya. (suaramerdeka.com/Saiful Annas)

KUDUS,suaramerdeka-muria.com – Tak puas hanya menjual anakan dan daging konsumsi, peternak kalkun di Desa Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mulai mengepakkan sayap usaha dengan memproduksi menu ‘frozen’ siap saji

Ketua Kelompok Tani Berkahe Kalkun Undaan Tengah Suyatno mengatakan, ada tiga menu daging olahan beku yang disiapkan saat ini.

“Saat ini masih dalam tahap uji coba. Rencananya dari ayam kalkun produksi kami, akan diolah menjadi masakan rica-rica, ungkep, dan daging segar. Semuanya dalam bentuk frozen atau beku siap saji,” katanya.

Suyatno melakukan pengembangan usaha ini bersama akademisi Undip yang melakukan pendampingan kepada peternak ayam kalkun di Undaan. Peralatan untuk membuat olahan makanan beku telah ia dapat melalui program pendampingan dengan Undip Semarang.

BACA JUGA : Kawal Janji Pencairan Dana Nasabah, Satgas Pantau KSP GMG Dibentuk

Populasi ayam kalkun yang dimiliki kelompoknya mencapai 800 ekor hingga 1.000 ekor. Permintaan ayam kalkun anakan maupun kalkun dewasa untuk konsumsi meningkat, belakangan ini. Peternak kalkun bahkan sudah mampu menjual anakan ayam hingga sejumlah daerah di Jawa dan lampung.

Ayam kalkun anakan dijual ke pasaran dengan harga Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu per ekor. Ayam-ayam indukan yang sudah tidak produktif dijual untuk kebutuhan konsumsi. Harga ayam kalkun hidup berkisar Rp 50 ribu per kilogram.

Untuk yang sudah dipotong dan berupa daging segar dijual di kisaran harga Rp 70 ribu per kilogram. “Untuk menambah nilai ekonomis ternak kalkun yang kami kembangkan, maka kami membuat menu olahan siap saji ini,” katanya.

Suyatno menambahkan, kelompoknya tengah merintis usaha ayam kalkun dari hulu ke hilir. Selain menjual langsung ayam kalkun baik anakan maupun indukan yang sudah tidak produktif, mereka juga tengah merintis produk daging olahan.

Halaman:

Editor: Abdul Muiz

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Rembang Minta HIPMI Bantu Tingkatkan Produk UKM

Kamis, 16 Desember 2021 | 16:38 WIB

Pura Group Teken MoU dengan PT Pos

Senin, 13 Desember 2021 | 06:50 WIB
X